Widyaningsih, T. S.
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA KUSTADI PUSKESMAS SE-KORWIL KENDALKABUPATEN KENDAL Widyaningsih, T. S.; ban, Marka
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.786 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.127

Abstract

Kusta masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia dan di dunia, menurut catatan dari Dinas Kesehatan Kendal pada tahun 2008 sampai dengan 2012 terdapat 116 orang di diagnosa kusta, diantaranya 90 orang telah selesai pengobatan dan 27 orang lainnya masih menjalani pengobatan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada penderita kusta di Puskesmas Se-Korwil Kabupaten Kendal.Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dan instrument penelitiannya berupa kuesioner.Teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh.Analisa data yang digunakan yaitu Rank spearman. Hasil penelitian ini didapatkan Dukungan Keluarga yang mendukung dengan Kepatuhan Minum Obat,ditemukan bahwa yang patuh minum sebanyak 15 responden (62,5%), sementara yang tidak patuh minum obat sebanyak 2 responden (8,3%). Dukungan Keluarga yang tidak mendukung Kepatuhan Minum Obat, yang patuh minum obat sebanyak 2 responden (8,3%), sementara yang tidak patuh minum obat  sebanyak 5 responden (20,8%). Nilai p value 0.002 (p<0,05), rho = 0.597. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat.Dengan adanya penelitian ini diharapkan bagi masyarakat yang kurang tahu pentingnya dukungan keluarga dalam kepatuhan pengobatan kusta sebaiknya perlu diberikan pendamping atau pengawas minum obat oleh petugas kesehatan.Kata Kunci: dukungan keluarga, tingkat kepatuhan, Kusta
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN PERAWAT PELAKSANA DI RUANG KENANGA DAN ANGGREK RSUD TUGUREJO SEMARANG Widyaningsih, T. S.; Kusumaningrum, D.
Jurnal Ners Widya Husada Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.189 KB) | DOI: 10.33666/jners.v1i1.118

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan perlu dilakukan karena dapat digunakan sebagai jaminan mutu pelayanan, sebagai komunikasi terhadap masalah yang berkaitan dengan klien, sebagai pertimbangan biaya perawatan, sebagai bahan pendidikan, sebagai bahan penelitian, sebagai bahan akreditasi, dan sebagai bukti hukum di pengadilan. Praktek pendokumentasian asuhan keperawatan yang ada belum sesuai dengan standar. Adanya ketidaklengkapan dalam pendokumentasian asuhan keperawatan akan berdampak pada tidak tercapainya tujuan pendokumentasian asuhan keperawatan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif korelasi yang bertujuan untuk menguji hipotesis mengenai kemungkinan hubungan antar variabel. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling, sehingga didapatkan 32 responden. Pengumpulan data menggunakan observasi langsung dan dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil uji statistic Rank Spearman hubungan antara masa kerja dengan praktek pendokumentasian diketahui p value 0,001 Hubungan antara sikap dengan praktek pendokumentasian diketahui p value 0,005 Hubungan antara pengetahuan dengan praktek pendokumentasian diketahui p value 0,03. Hubungan antara beban kerja dengan praktek pendokumentasian diketahui  p value = 0,034. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara masa kerja, sikap, pengetahuan, beban kerja dengan praktek pendokumentasian asuhan keperawatan perawat pelaksana di Ruang Kenanga dan Anggrek RSUD Tugurejo Semarang.Kata Kunci:  Masa kerja, beban kerja, sikap, pengetahuan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG DIARE DENGAN LAMA PERAWATAN DI RUANG MELATI RSUD TUGUREJO SEMARANG Widyaningsih, T. S.
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.787 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.132

Abstract

Banyaknya kasus diare akan mempengaruhi jumlah hari perawatan pasien, hal ini dapat dilihat dari hasil studi pendahuluan dengan jumlah total hari perawatan pada pasien diare di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang pada tahun 2012 sebanyak 1.476 hari perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang diare dengan lamanya perawatan di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 68 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua tentang diare dengan lamanya perawatan di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang. (p=0,001 < ?=0,05). Kata kunci :  tingkat pengetahuan orang tua, lama perawatan, anak diare