milya, hevvi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APLIKASI TEORI MODEL IMOGENE KING TENTANG MOTIVASI KESEMBUHAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT TB PARU PADA TN. J DI KELURAHAN KANDANG RT. 06 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KANDANG KOTA BENGKULU milya, hevvi
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.079 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v5i2.574

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pengobatan suatu penyakit. TB merupakan salah satu penyakit yang memerlukan pengobatan yang lama, untuk itu diperlukan suatu pendekatan interaksi dengan pasien, untuk proses pengobatan. Salah satu teori keperawatan yang dapat digunakan adalah teori King memahami model konsep dan teori keperawatan dengan menggunakan pendekatan system terbuka dalam hubungan interaksi yang konstan dengan lingkungan, sehingga King mengemukakan dalam model konsep interaksi. Tujuan penelitian untuk menerapkan aplikasi model keperawatan dari teori model Imogene King dan penerapannya pada asuhan keperawatan pada Tn. J. Dalam penelitian ini penulis akan mengurai laporan kasus/asuhan keperawatan yang diberikan pada Tn. J dengan mengaplikasikan teori model Imogene King yang dilaksanakan selama 1 minggu pada tanggal 15-20 Mei 2017 dengan menggunakan metode proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnose keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi asuhan keperawatan ini. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa teori Imigene King cocok diaplikasikan pada pasien dengan TB. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan kumpulan materi tentang perilaku Penderita TB Paru terhadap kepatuhan dalam hal minum obat sehingga motivasi kesembuhannya terus ada dan dapat mencegah resiko penularan penyakit TB Paru kepada anggota keluarga lainnya, serta dapat dijadikan objek penelitian lainnya dari aspek dan sudut pandang yang berbeda.