Herlayati, Witi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAIS TAHUN 2018 Herlayati, Witi
Journal of Nursing and Public Health Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.592 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v6i2.662

Abstract

Latar belakang dan tujuan: Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (2016) menunjukkan bahwa cakupan imunisasi dasar untuk bayi adalah 4,337,411 91,1 (91,1%) sedangkan untuk Provinsi Bengkulu ada 30.243 (82,9%). Hubungan antara pengetahuan, pendidikan dan sikap ibu dengan imunisasi dasar lengkap untuk bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Tais Tahun 2018. Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasinya adalah seluruh bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Tais Bengkulu sebanyak 243 bayi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampling kebetulan dan ukuran sampel menggunakan rumus dan sebanyak 71 bayi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer, dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas (53,5%) responden dengan pendidikan menengah, sebagian besar (87,3%) responden dengan pengetahuan baik tentang imunisasi, hampir separuh (60,6%) responden dengan sikap tidak beralasan terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Ada hubungan yang bermakna antara pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Tais Tahun 2018. Kesimpulan dan Saran: untuk Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan konseling dan frekuensi konseling tentang risiko balita yang tidak diimunisasi sepenuhnya terhadap ibu yang memiliki bayi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu yang dapat berdampak pada peningkatan imunisasi bayi.