Abdul Kholik Hidayah, dan Puji Astuti, Meri Febriati,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FINANSIAL USAHATANI PEMBIBITAN BUAH DURIAN LOKAL (Durio zibethinus L.) PADA TINGKAT KELOMPOK TANI KECAMATAN BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT Abdul Kholik Hidayah, dan Puji Astuti, Meri Febriati,
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 16, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v16i1.2592

Abstract

Analisis Finansial Usahatani Pembibitan Buah Durian Lokal (Durio zibethinus L.) Pada Tingkat Kelompok Tani Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Tujuan Penelitian ini adalah  (1) Untuk mengetahui tahapan usaha pembibitan buah Durian lokal yang diusahakan oleh masyarakat di Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat; (2) Untuk mengetahui kelayakan finansial usaha pembibitan Durian lokal di Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat.Objek penelitian ini adalah petani di Kampung Ombau Asa dan Geleo Asa Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur, khususnya menyangkut pengelolaan, biaya produksi, produksi dan pendapatannya serta permasalahan yang ada.Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan, dimulai Bulan Maret sampai dengan Bulan Mei 2014, dengan metode sensus kelompok tani di Kampung Ombau Asa dan Geleo Asa, dimana semua bibit tanaman sebanyak 110.000 bibit sebagai objek penelitian yang terdapat di pembibitan pada Kampung Ombau Asa dan Geleo Asa Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat.Analisis kelayakan finansial pada usaha pembibitan Durian Lokal di Kampung Ombau Asa dan Geleo Asa Kecamatan Barong Tongkok, menunjukan total biaya produksi sebesar Rp. 38.330.000, sedangkan penerimaan sebesar Rp. 150.000.000, dan keuntungan sebesar Rp. 111.670.000.Usahatani pembibitan Buah Durian Lokal di Kampung Ombau Asa dan Geleo Asa layak diusahakan. B/C rasio yang diperoleh sebesar 3,91, produktivitas produksi lebih besar dari BEP produksi yaitu 110.000 bibit > 5.679 bibit dan harga yang diterima oleh pemilik pembibitan lebih besar dari BEP harga yaitu Rp. 2.000 > Rp.348,45.