Musbir
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dalam Meningkatkan Minat Belajar Masyarakat Aceh Barat Daya Musbir
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 14 No. 2 (2024): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat Daya yang membatu masyarakat yang putus sekolah. Proses belajarnya tidak seperti sekolah umum, artinya proses belajar di SKB hanya 3 (tiga) hari dalam seminggu yaitu hari Senin, Rabu dan Jum’at. Terkadang di SKB ada juga hari yang tidak ada aktivitasnya padahal bukan di hari cuti atau libur sekolah, dalam hal lain penulis mendapatkan kurang dari 10 orang yang mengikuti belajar di SKB. Hal ini beranggapan bahwa tujuan sekolah masyarakat di SKB hanya untuk memperoleh ijazah kesetaraan saja sehingga belajar sering tidak dihadiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) faktor-faktor yang mempengaruhi minat warga belajar di Sanggar Kegiatan Belajar, dan 2) strategi Kepala Sanggar Kegiatan Belajar dalam meningkatkan minat belajar masyarakat. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan subjek dalam penelitiannya kepala SKB, guru, tenaga administrasi dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi minat warga belajar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yaitu meliputi faktor internal seperti: semangat belajar yang rendah, kecerdasan, minat dan perhatian yang minim, motivasi belajar, serta kondisi fisik dan kesehatan. Sedangkan faktor eksternal seperti: kondisi sosial dan ekonomi orang tua, fasilitas dan sarana yang tidak lengkap, lingkungan masyarakat yang tidak mendukung, tingkat pendidikan orang tua, dan kurangnya dukungan dari orang tua. 2) Strategi Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dalam meningkatkan minat belajar masyarakat yaitu a) meningkatkan proses belajar yang rutin, b) melibatkan peserta didik dalam peningkatan mutu, seperti melakukan penelitian projek, c) menggunakan teknik atau metode belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, d) mengusahakan memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler, e) membuat suasana belajar yang membuat warga belajar nyaman.
Kinerja KUA dalam Memberikan Pelayanan kepada Masyarakat Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya Musbir
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Urusan Agama sebagai perpanjangan tangan Kementerian Agama memiliki peran yang strategis dan krusial dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Pada prinsipnya, setiap organisasi memerlukan strategi yang terencana dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Penerapan strategi pelayanan dalam suatu instansi pemerintahan, termasuk KUA Kecamatan Kuala Batee, diharapkan mampu memastikan bahwa kinerja pelayanan yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai dengan tujuan dan harapan. Kinerja berperan sebagai unsur penggerak sekaligus wujud determinasi diri dalam pelaksanaan pekerjaan, sehingga tugas tidak dilaksanakan secara setengah-setengah, melainkan dengan mengoptimalkan seluruh kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. Profesionalisme kerja menjadi prasyarat penting agar pekerjaan dapat diselesaikan secara tepat waktu serta selaras dengan peraturan yang ditetapkan oleh instansi pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kinerja Kantor Urusan Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta strategi yang diterapkan dalam mengoptimalkan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini mengumpulkan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kinerja pelayanan di KUA Kecamatan Kuala Batee mampu memberikan hasil yang optimal dalam pelaksanaan pelayanan publik, sehingga masyarakat merasakan kepuasan dan kemudahan dalam mengurus berbagai keperluan, serta menilai bahwa pelayanan yang diberikan tergolong baik. Salah satu bentuk pelayanan publik yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah penerapan pelayanan terpadu oleh pegawai KUA Kecamatan Kuala Batee; dan (2) strategi yang diterapkan KUA Kecamatan Kuala Batee dalam upaya meningkatkan kinerja pelayanan meliputi penerapan kedisiplinan kerja, penguatan kebersamaan antarpegawai, keteladanan pimpinan, serta pemberian motivasi kepada pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya.