Edy Kastro
Universitas Muhammadiyah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LEGAL AND INSTITUTIONAL FRAMEWORK ON COUNTER-TERRORISM IN INDONESIA Suatmiati, Sri; Kastro, Edy
Media Hukum Vol 27, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The current legal basis for combating terrorism in Indonesia is The Government Regulations in Lieu of Statute (Perpu) No. 1 of 2002 on the Eradication of Terrorism. The fight against terrorism involves various institutions including national police, national army, and civil society. With regard to this, special unit has been established to deal with terrorism by national police and national army as well. This paper aims at elaborating the legal and institutional framework for combating terrorism in Indonesia and the possible way to improve it. This normative legal research employs statutory approach. It is found that basically the existing law has been strong enough. However, the eradication of terrorism would be more effective if Indonesia adopt preventive detention clause as governed under the Internal Security Act (ISA) in Singapore and Malaysia. This clause allows the authority to detain the suspect without legal process when his action is considered as the threat of national security.
Proses Pembuktian Tindak Pidana Bisnis Online Kastro, Edy
Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan Vol 1, No 1 (2019): JURNAL KEPASTIAN HUKUM DAN KEADILAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/khdk.v1i1.2439

Abstract

ABSTRAKKemajuan teknologi komunikasi khususnya dalam dunia online sudah digunakan masyarakat sebagai alat untuk berbisnis. Namun, karena kemudahan untuk berkreativitas banyak pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk hal-hal yang merugikan orang banyak. Kejahatan yang sering terjadi dalam media internet adalah penipuan dengan mengatas namakan bisnis online dengan menggunakan media internet, yang menawarkan berbagai macam produk penjualan yang dijual dengan harga dibawah rata-rata. Demi mendapatkan keuntungan dan memperkaya diri sendiri, para pelaku melanggar aturan dan norma-norma hukum yang berlaku. Bisnis secara online mempermudah para pelaku penipuan dalam melakukan aksinya. Berdasarkan hal-hal tersebut maka dirumuskan permasalahan hukum mengenai proses pembuktian tindak pidana bisnis online. Berdasarkan hasil penelitian normatif yang dilakukan, proses pembuktian yang tepat dalam kasus tindak pidana bisnis online adalah dalam hal alat bukti untuk kasus penipuan melalui sarana e-commerce yang diatur dalam Pasal 184 KUHAP yaitu keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk dan keterangan terdakwa. Penyidik lebih memilih Pasal 378 KUHP yang lebih simpel dan mereka telah terbiasa serta lebih mudah dalam hal pengumpulan bukti-bukti unsur pidana dalam tindak pidana penipuan melalui Sarana e-commerce. Kata kunci : Tindak Pidana,  Bisnis Online, Pembuktian.