Penelitian  ini bertujuan mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan kedisiplinan terhadap kinerja guru SLTP Negeri di Kabupaten Barru serta mengetahui seberapa besar pengaruh pelaksanaan fungsi kepala sekolah dan motivasi kerja, disiplin guru secara bersama-sama terhadap kinerja guru SLTP Negeri di Kabupaten Barru.Penelitian telah dilaksanakan di SMP Negeri Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan dengan sasaran semua guru yang berjumlah 483  yang tersebar pada 21 SLTP  Negeri selama 3 bulan mulai bulan Mei sampai dengan Juli Tahun 2015 dengan populasi berjumlah 145 orang dan teknik sampling yaitu sampling random. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan pengujian regresi ganda, dengan melakukan uji validitas dan reliabilitas dari item-item pertanyaan setiap variabel serta uji asumsi.Hasil penletian ini menunjukkan bahwa koefisien pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja guru sebesar 0,290 dengan nilai p = 0,021 0,05. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan  berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin baik gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah, maka kinerja guru tersebut semakin tinggi; Koefisien pengaruh motivasi terhadap kinerja guru sebesar 0,437 dengan nilai p = 0,005 0,05. Ini menunjukkan bahwa motivasi  berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi motivasi yang dimiliki seorang guru maka kinerja guru tersebut semakin tinggi; Koefisien pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,241 dengan nilai p = 0,035 0,05. Ini menunjukkan bahwa disiplin berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin baik disiplin kerja yang dimiliki guru, maka kinerja tersebut semakin tinggi. Nilai F = 19,942 dengan nilai sig. = 0,000. Dengan demikian maka ketiga variabel bebas tersebut secara bersama-sama berpnegaruh terhadap kinerja guru. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pelaksanaan fungsi  kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru SLTP Negeri diKabupaten Barru