Bolong, Besse
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENDAPATAN PETANI PADA TANAMAN KENTANG BENIH VARIETAS GENERASI BARU DAN BENIH VARIETAS LOKAL DI KABUPATEN GOWA Bolong, Besse
COMPETITIVENESS Vol 5, No 1 (2011): COMPETITIVENESS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jmbc.v5i1.3614

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis jumlah biaya dan hasil produksi yang diperoleh petani pada penggunaan benih varietas baru dan benih varietas lokal, Mengkaji perbedaan pendapatan petani yang menggunakan benih varitetas baru dan yang menggunakan benih varietas lokal, merekomendasikan langkah strategis yang perlu diterapkan dalam meningkatkan produksi dan pendapatan petani kentang.Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik penarikan sampel untuk lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja dengan mengambil 40 responden petani yang menanam kentang Total biaya varietas lokal yaitu Rp 40.656.517 dan jumlah produksi varietas lokal adalah Rp 2.580.000.000 sedangkan total biaya varietas generasi baru yaitu Rp 785.390.000 dan jumlah produksi varietas generasi baru adalah Rp 8.535.000.000.Terdapat perbedaan nyata pendapatan usaha tani kentang varietas generasi baru dengan varietas kentang lokal. Pendapatan usaha tani hasil varietas lokal per petani adalah sebesar Rp 126.967.174 dan rata-rata pendapatan per hektar adalah sebesar Rp  225.719.420. Pendapatan varietas generasi baru per petani adalah sebesar Rp 387.480.500  dan rata-rata pendapatan per hektar adalah sebesar Rp 508.171.148. Langkah strategis dilakukan untuk meningkatkan produksi dan pendapatan yaitu petani harus beralih dari menggunakan benih kentang lokal menjadi kentang varietas generasi baru. Selain itu petani harus lebih menguasai teknik budidaya yang dikehendaki tanaman kentang. Penggunaan sarana produksi diusahakan agar lebih efektif dan efisien agar dapat meminimalkan biaya produksi sehingga pendapatan dan keuntungan yang diperoleh lebih tinggi,Â