Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Partner

PEMASARAN BISNIS MADU HUTAN AMFOANG DENGAN PENDEKATAN RANTAI NILAI Dina V. Sinlae; Lewi Bentang; Melgiana S. Medah; Welianto Boboy
Partner Vol 28, No 2 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v28i2.7155

Abstract

This research was conducted in Kupang Regency and Kupang City by interviewing 23 farmers, four collectors, two processors, and one supporting agency with the aim of analyzing the marketing aspect of honey from Amfoang using a value chain approach. The results showed, marketing chain of forest honey was relatively long and involved many actors, which resulted in low share received by farmers (13.79%). Meanwhile, the largest profit margins were among the retailer in NTT and retailers outside NTT at 33.8% and 36%, respectively. It is suggested that there is a need to increase the honey quality by empowering forest honey business actors, especially upstream players and shortening the marketing channels by optimizing marketing models based on digital technology. Key Words: Marketing analysis, honey, Amfoang, value chain approach
ANALISIS USAHA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS CABAI RAWIT DI DESA BESMARAK – KABUPATEN KUPANG Medah, Melgiana Sufia; Fallo, Ferdy A. I.; Sinlae, Dina V.
Partner Vol 29, No 1 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v29i1.7172

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk menganalisis kelayakan usaha dan mengidentifikasi strategi pengembangan agribisnis cabai rawit di Desa Besmarak. metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan responden 15 orang petani cabai, rata-rata luas lahan 0,30. Hasil penelitian berdasarkan analisis kelayakan agribisnis cabai memiliki nilai R/C sebesar 2,3, artinya untuk setiap pengeluaran biaya sebesar Rp. 1,00, petani memperoleh penerimaan sebesar Rp. 2,3, dan keuntungan sebesar Rp. 1,3, yang pada kriteria > 1, maka layak untuk dijalankan. Melalui analisis B/C ratio diperoleh nilai 1,30 yang berarti > 0, sehingga layak untuk dijalankan dengan memberikan keuntungan secara ekonomi bagi agribisnis cabai. Strategi pengembangan agribisnis cabai berada pada kuadran III, dimana perlu dicari strategi yang tepat untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh petani.Kata kunci: cabai rawit, kelayakan usaha, strategi pengembanganABSTRACTThe objectives of the study were to analyze the feasibility of the business and identify strategies for the development of cayenne pepper agribusiness in Besmarak Village. make itu fluent quantitative descriptive method with respondents 15 chili farmers, average land area 0.30. The results of the study based on the analysis of the feasibility of chilli agribusiness have an R/C value of 2.3, meaning that for every cost expenditure of Rp. 1.00, farmers get a revenue of Rp. 2,3, and a profit of Rp. 1.3, which, on the criteria > 1, is feasible to run. Through the B/C ratio analysis, 1,30 was obtained as a value > 0, so it is feasible to run by providing economic benefits for the chili pepper agribusiness. The development strategy of the chili pepper agribusiness is in quadrant III, where it is necessary to find the right strategy to overcome the weaknesses possessed by farmers.Keywords: chili pepper, business feasibility, development strategy
PERFORMA PERTUMBUHAN AWAL TUJUH VARIETAS MARIGOLD (TAGETES SPP) SEBAGAI PAKAN TERNAK DI LAHAN SEMI KERING Nalle, Catootjie L.; Sudarma, I Komang; Hau, Erda E. R.; Sinlae, Dina V.; Vertigo, Stormy
Partner Vol 30, No 3 (2025): Edisi Khusus 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i3.7516

Abstract

ABSTRAKMarigold mengandung senyawa fitokimia bermanfaat seperti karotenoid, lutein, dan zeaxanthin yang berfungsi sebagai pewarna alami dan antioksidan. Kandungan tersebut berpotensi meningkatkan nilai gizi pakan ternak. Pertumbuhan dan produksi senyawa fitokimia marigold dipengaruhi oleh varietas serta kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pertumbuhan awal tujuh varietas marigold—Cassanova (V1), Kasuari (V2), Maharani F1 (V3), Diwali (V4), Beautiful 008 (V5), Garuda (V6), dan Nirwa (V7)—pada lahan semi kering di Noelbaki, Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok empat ulangan dan tiga parameter pengamatan: tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Analisis dengan General Linear Model SAS OnDemand menunjukkan blok hanya berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap diameter batang, sedangkan varietas berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap semua parameter. Varietas Kauswari 01, Nirwa, dan Cassanova memiliki tinggi terbaik, sedangkan V3, V2, dan V1 lebih unggul dalam jumlah daun dan diameter batang. Varietas Kauswari 01 menunjukkan performa pertumbuhan vegetatif terbaik secara keseluruhan.Kata kunci: Diameter Batang, Jumlah Daun, Marigold, Tinggi Tanaman, Varietas