Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ulul Albab

ANALISA SUMBER DAYA AIR PERMUKAAN BERBASIS GEOGRAPHICS INFORMATION SYSTEM (GIS) DI KELURAHAN SEKAR JAYA, KECAMATAN BATURAJA TIMUR Lindawati Lindawati; Lucyana Lucyana
Jurnal Ulul Albab Vol. 24 No.2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v24i2.5585

Abstract

Sekar Jaya merupakan salah satu Kelurahan yang berada di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Sumber daya air permukaan di daerah tersebut terdiri dari danau, rawa, dan sungai. Seiring bertambahnya jumlah penduduk akan selalu menuntut kebutuhan lahan untuk pemukiman di daerah sekitar. Sehingga akan mempengaruhi dari sumber daya air di daerah tersebut.Tujuan dari Penelitian ini adalah menganalisa Sumber Daya Air Permukaan Berbasis Geographics Information System (GIS). Metode yang digunakan yaitu metode distribusi Log Person Type III.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa di Kelurahan Sekarjaya memiliki luasan 431,43 ha, dan memiliki aliran permukaan seperti danau dengan luas 1,31 ­Ha dan rawa dengan luas 0,65 ha, 3,30 ha, dan 2,12 ha, serta sungai dengan panjang aliran  1681,65 m. Pemanfaatan lahan pemukiman 31%, lahan kosong 30%m pertanian 13% dan hutan 4%. Nilai debit limpasan di Kelurahan Sekarjaya sebesar Q5 tahun 6902,36  m³/s, Q10 tahun 8631,62 m³/s, Q50 tahun 9383,77 m³/s, Q100 tahun 10157,51 m³/s. Limpasan langsung 36 %, Koefisien Variasi (CV) untuk debit aliran sebesar 0,031, Koefisien Regim Sungai (KRS) sebesar 14,93. Abstract : Sekar Jaya is one of the Kelurahans located in East Baturaja District, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. Surface water resources in the area consist of lakes, swamps, and rivers. As the population grows, it will always demand land needs for settlements in the surrounding area. So it will affect the water resources in the area. The purpose of this research is to analyze Surface Water Resources Based on Geographics Information System (GIS). The method used is the Rational method, the Normal distribution method, Normal Log, Log Person Type III, and Gumbel.Based on the results of research conducted, it was concluded that in Sekarjaya Village has an area of 431.43 ha, and has a surface flow like a lake with an area of 1.31 ¬ Ha and swamps with an area of 0.65 ha, 3.30 ha and 2.12 ha, and rivers with a flow length of 1681.65 m. Utilization of residential land 31%, vacant land 30% m agriculture 13% and forest 4%. The value of runoff discharge in Kelurahan Sekarjaya is Q5 year 6902.36 m³/s, Q10 year 8631.62 m³/s, Q50 year 9383.77 m³/s, Q100 year 10157.51 m³/s. Direct runoff 36%, Variation Coefficient (CV) for flowrate of 0.031, River Regime Coefficient (KRS) of 14.93.
ANALISA EFISIENSI IRIGASI PADA PETAK SAWAH DI DAERAH SIDANG WAY PUJI, KECAMATAN RAWAJITU UTARA, KABUPATEN MESUJI, PROVINSI LAMPUNG Azwar Azwar; Lucyana Lucyana
Jurnal Ulul Albab Vol 23, No 2 (2019): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.375 KB) | DOI: 10.31764/jua.v23i2.1732

Abstract

Efisiensi irigasi didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah air yang diberikan dikurangi dengan jumlah kehilangan air yang diberikan. Permasalahan pengelolaan air irigasi akan timbul jika terjadi kekurangan air di petak tersier sawah, penelitian ini dilakukan secara langsung di lapangan dengan menggunakan teknik drum padi dan teknik inflow-outflow di petak tersier sawah. Hasil penelitian ini menunjukan nilai efisiensi irigasi pada petak sawah (Ea) sebesar 79.28%. Hasil penelitian merekomendasikan efisiensi irigasi berdasarkan Standar Perencanaan Irigasi perlu diperhitungkan sampai ke petak sawah, dan efisiensi irigasi berdasarkan Direktorat Jendral Irigasi (1989) seharusnya sebesar 90.00%. Efisiensi irigasi pada petak sawah untuk tanaman padi di Daerah Irigasi Sidang Way Puji diharapkan dapat menjadi masukan kepada pihak-pihak terkait dalam mengambil kebijakan mengenai sistem pemberian air irigasi yang lebih efisien dalam penggunaan air irigasi sehingga membantu mengatasi masalah kekurangan air pada petak sawah.