Minandar, Camelia Arni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cross Cultural Understanding: Model Pembelajaran Sosiologi sebagai Media Revitalisasi Kearifan Lokal Piil Pesenggiri Minandar, Camelia Arni
SOSIETAS Vol 10, No 1 (2020): Sosietas : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.09 KB) | DOI: 10.17509/sosietas.v10i1.26009

Abstract

Piil pesenggiri merupakan falsafah hidup dari Masyarakat Lampung yang telah menjadi salah satu kearifan lokal dari daerah tersebut. Karena telah menjadi salah satu kearifan lokal, tentu saja piil pesenggiri harus terus dilestarikan oleh Masyarakat Lampung. Mengingat dengan seiring cepatnya arus globalisasi menyebabkan kearifan lokal ini terus mengalami pergeseran, maka harus dilakukan upaya revitalisasi. Salah satu cara untuk melakukan revitalisasi piil pesenggiri ini adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai yang ada dalam kearifan lokal tersebut ke dalam proses pendidikan. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pembelajaran cross cultural understanding yang mana dalam proses pembelajaran dengan metode tersebut mengandung nilai-nilai kehidupan dari piil pesenggiri. Artikel ini dibuat bertujuan untuk memberikan referensi bagi para pendidik khususnya di daerah Lampung agar dapat terus melestarikan nilai-nilai piil pesenggiri yang diintegrasikan dalam proses pembelajaran di kelas.
AKTUALISASI PIIL PESENGGIRI SEBAGAI FALSAFAH HIDUP MAHASISWA LAMPUNG DI TANAH RANTAU Minandar, Camelia Arni
SOSIETAS Vol 8, No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.1 KB) | DOI: 10.17509/sosietas.v8i2.14594

Abstract

Piil pesenggiri adalah salah satu kearifan lokal yang berasal dari daerah Lampung. Piil pesenggiri ini merupakan falsafah hidup bagi orang Lampung. Dengan kata lain, piil pesenggiri merupakan nilai dan norma yang mengatur tata hidup masyarakat Lampung sebagai makhluk sosial. Piil pesenggiri ini dijadikan sebagai landasan dalam berpikir, bertindak dan juga berperilaku oleh masyarakat Lampung dimana pun mereka berada. Terdapat 4 aspek dalam piil pesenggiri, tetapi dalam penelitian ini hanya difokuskan pada 3 aspek saja, yaitu nemui nyimah (ramah tamah dalam menyambut tamu), nengah nyappur (mudah berbaur dalam masyarakat), dan sakai sambayan (tolong menolong dan bergotong royong). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mahasiswa Lampung dalam menerapkan piil pesenggiri sebagai falsafah hidup selama ia berada di tanah rantau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, karena penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan kemudian akan mengambil suatu generalisasi tentang penerapan piil pesenggiri sebagai falsafah hidup mahasiswa Lampung yang sedang menempuh pendidikan di Kota Bandung. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan piil pesenggiri selama mahasiswa Lampung berada di tanah rantau mengalami hambatan. Hambatan ini dirasakan ketika mahasiswa Lampung menerapkan piil pesenggiri ini di lingkungan sekitar tempat tinggal di tanah rantau. Hal tersebut terjadi karena adanya faktor internal yang berasal dari dalam diri mahasiswa Lampung itu sendiri, serta faktor eksternal yang berasal dari luar diri mahasiswa Lampung tersebut. Dari adanya hambatan tersebut, terdapat beberapa upaya yang dilakukan oleh mahasiswa Lampung untuk mengatasi hambatan dalam menerapkan piil pesenggiri di lingkungan sekitar tempat tinggal selama berada di tanah rantau.