Nugraha, Aji Satria
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kearifan Lokal dalam Menghadapi Pandemi Covid-19: Sebuah Kajian Literatur Nugraha, Aji Satria
SOSIETAS Vol 10, No 1 (2020): Sosietas : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.024 KB) | DOI: 10.17509/sosietas.v10i1.26063

Abstract

Saat ini dunia sedang diresahkan dengan adanya pandemi Covid-19. Cepatnya sebaran virus Covid-19 melalui conta- gious sulit dihalau oleh negara maju sekalipun. Di Indonesia dengan keadaan wilayah yang besar dan masih terdapat penduduk terpencil, memiliki kesulitan tersendiri untuk memitigasi pandemi Covid-19 ini. Tetapi meskipun masih memiliki penduduk yang berada di wilayah terpencil, pada kenyataannya wilayah-wilayah tersebut masih terhindar dari sebaran Covid-19. Hal ini disebabkan karena wilayah terse- but masih memegang teguh kearifan lokalnya. Seperti halnya masyarakat adat Baduy yang hingga kini masih memper- tahankan kearifan lokalnya dengan hidup menyatu dengan alam. Masyarakat tersebut masih terhindar dari pandemi Covid-19. Untuk itu, dengan didukung oleh hasil penelitian- penelitian sebelumnya, kajian literatur ini mencoba untuk menilik lebih dalam kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Baduy sehingga dapat terhindar dari pandemi Covid-19. Artikel ini menemukan bahwa beberapa kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Baduy dapat memitigasi pandemi Covid- 19 tergambarkan pada tradisi perladangan, aturan dalam membuat bangunan, dan Hutan sebagai tempat perlin- dungan.
Bank Emok: Conflict Analysis and Sustainable Solution Efforts from the Perspective of Risk Society Theory Nugraha, Aji Satria; Suhada, Djilzaran Nurul
The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities Vol. 1 No. 03 (2024): The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities (ESSSH)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esssh.v1i03.270

Abstract

Bank Emok is a term for the people of Solear District, Tangerang Regency, Banten Province for institutions that are similar to conventional banks in general, but these banks are illegal and owned by individuals who rely on loan sharks to run their operating systems. This research attempts to describe the phenomenon of the increasing number of customers from Bank Emok who are trapped in debt with large interest rates, making it difficult for them to escape. This research uses qualitative methods with a case study approach and analysis of Ulrich Beck's community risk theory to be able to see and investigate more deeply the phenomena that occur in the community of Solear District, Tangerang Regency, Banten. From the analysis of the data obtained, the researcher outlined a strategy to ensure that regional governments, the private sector, and the community escape the trap of the Bank Emok because it has been proven that in several areas of West Java, there are often conflicts between the community and the bank.