Riyadi HS, Dody
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ARGUMEN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM ISLAM Riyadi HS, Dody
Jurnal Bimas Islam Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Bimas Islam
Publisher : Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.098 KB)

Abstract

Abstract Through the Prophet Muhammad and the long history of Islamic civilization, where women like Khadija contribute significantly, Islam has a very real practice of the women empowerment. In a prophetic history, women actively involved in the life and prophetic as the messenger of God. Through the Quran, Islam introduced a variety of emancipatory concepts, such as libas and deliberation, as opposed to various forms of discrimination and exploitation against women. Islam and empowerment are two words that can not be separated. Islam, from any angle it interpreted, implies empowerment, and therefore, contrary to the actions of ignorant of any subordination of women.   Abstraksi   Melalui Nabi Muhammad dan sejarah panjang peradaban Islam, di mana perempuan seperti Khadijah ikut berkontribusi secara signifikan, Islam telah sangat nyata mempraktikkan pemberdayaan perempuan. Dalam sejarah kenabian, perempuan terlibat aktif dalam kehidupan dan kenabian utusan Tuhan. Lewat Al-Qur?an, Islam memperkenalkan berbagai konsep emansipatif, seperti libas dan musyawarah, yang bertentangan dengan berbagai bentuk diskriminasi dan eksploitasi terhadap perempuan. Islam dan pemberdayaan merupakan dua kata yang tak dapat dipisahkan. Islam, dari sudut manapun ia diartikan, mengandung makna pemberdayaan, dan karena itu, bertentangan dengan tindakan jahil apa pun yang menyubordinasikan perempuan.
PLAGIARISME DAN KORUPSI ILMU PENGETAHUAN Riyadi HS, Dody
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v16i2.6443

Abstract

Plagiarisme dan Korupsi Ilmu Pengetahuan. Salah satu kasus plagiarisme yang diberitakan secara masif adalah artikel jiplakan Anak Agung Banyu Perwita di The Jakarta Post pada 12 November 2009. Pelbagai kasus plagiarisme dengan beragam modus dan motif disertai sanksi kepada pelakunya bermunculan setelah itu. Meskipun didefinisikan dan dilabeli secara berbeda, tetapi kaum akademisi menilai plagiarisme sebagai aksi antiintelektual yang amat tercela, tak hanya bagi pelakunya tetapi juga buat institusi tempat penjiplak bekerja. Dampak mental terhadap bangsa akibat plagiarisme jauh lebih besar daripada kerugian finansial. Islam mengutuk plagiarisme. Sejak wahyu pertama, Islam telah melekatkan intelektualitas dengan spiritualitas dan etika akademik.