Sentosa, Andry
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

COST BENEFIT ANALIYSIS PEMBUKAAN KLINIK GIGI DI PALANGKA RAYA Sentosa, Andry; Ernawati, Ernawati; R, Thini Nurul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cost benefit analysis pembukaan klinik gigi di Palangka Raya. Meski penyakit gigi dan mulut masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, mayoritas masyarakat masih enggan berobat ke fasilitas kesehatan. Menurut survey yang dilakukan pada anak-anak dan dilakukan oleh Yayasan Kesehatan Gigi Indonesia pada tahun 2017, 70 persen anak-anak dan sebanyak 73 persen orang dewasa menderita gigi berlubang dan gingivitis, yaitu peradangan pada gusi. Pada tahun 2020, Riset Kesehatan Dasar menemukan bahwa 72,1% penduduk Indonesia memiliki masalah gigi, terutama gigi berlubang Berdasarkan temuan data tersebut, masih sangat sedikit kesadaran masyarakat akan pentingnya mengunjungi dokter gigi untuk memeriksakan kesehatan gigi. Dibutuhkan klinik gigi di Palangka Raya, sesuai dengan deskripsi yang diberikan. Dalam memahami hak ini, pemeriksaan biaya diharapkan dapat menilai penggunaan aset moneter sehingga aset yang sedikit tersebut dapat dimanfaatkan secara efisien. Motivasi di balik pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui keuntungan penghematan Uang Investigasi pembuatan pusat gigi di Palangka Raya. Metode Penelitian Deskriptif Analitik Praktik Dokter Gigi yang diharapkan menjadi Klinik Gigi di Palangka Raya dengan perhitungan CBA secara langsung di aplikasi Ms Excel. BCR (benefit cost ratio) dihitung, dan hasilnya adalah sebagai berikut: 2,79 > 0. Dari nilai NPV juga didapat bahwa pendirian dan peningkatan fasilitas Gigi di Palangka Raya adalah OK atau praktis. Nilai internal rate of return Interval Rate Ratio (IRR) sebesar 62 persen menunjukkan bahwa proyek pembangunan dan pembangunan klinik gigi di Palangka Raya layak dan dapat diterima.