Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompos Mucuna bracteata Dan Azotobacter Terhadap Pertumbuhan Dan Kadar Nitrogen Bibit Kelapa Sawit Wahyuni, Mardiana; Triani, Agus; Sembiring, Mariani
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 4, No 2 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.879 KB) | DOI: 10.31289/agr.v4i2.3735

Abstract

Through the nursery process with certain treatments can be produced quality seeds. Application of Mucuna bracteata compost and Azotobacter on growing media in polybags is one alternative that expected to increase plant growth. This study aimed to determine the effect of M. bracteata compost and Azotobacter and its combination on growth and nitrogen levels of oil palm seedlings. This research was conducted at STIPAP Medan in December 2018 - June 2019 with a Factorial Randomized Block Design (RBD). Treatment compost (K) 3 levels ie K0, K1 and K2 and Azotobacter (A) with 3 levels are A0, A1 and A2. M. bracteata treatment had a very significant effect on seedling height, number of leaves, shoot dry weight and root dry weight. Azotobacter treatment did not significantly affect the parameters of observation, increasing levels of leaf N 13-15%. Interaction compost and Azotobacter treatment had no significant effect. The best treatment is the K2A2 of 1.2 kg of compost and 30 ml of Azotobacter each oil palm seedlings planted in the polybag.
PERAN KEBIDANAN DAN ATLM DALAM DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI PEMERIKSAAN LABORATORIUM RUTIN Aritonang, Elisa Silvia; Silfia, Marti; Purba, Denrison; Triani, Agus
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus, hipertensi, dan dislipidemia terus mengalami peningkatan prevalensi dan hingga saat ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Perubahan pola hidup masyarakat, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, serta kebiasaan merokok, menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka PTM. Deteksi dini melalui pemeriksaan laboratorium rutin merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan komplikasi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan laboratorium rutin sebagai upaya deteksi dini PTM melalui kolaborasi profesi Kebidanan dan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM). Kolaborasi lintas profesi ini diharapkan dapat memberikan pendekatan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkesinambungan. Metode kegiatan meliputi pemberian edukasi kesehatan, demonstrasi pemeriksaan laboratorium sederhana seperti pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta pelaksanaan skrining kesehatan pada peserta. Sasaran kegiatan adalah masyarakat usia dewasa dan lansia di wilayah binaan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan seminar, pemeriksaan kesehatan secara langsung, serta konseling hasil pemeriksaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang PTM dan pentingnya pemeriksaan laboratorium rutin, serta ditemukannya beberapa peserta dengan faktor risiko PTM yang selanjutnya dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan. Kesimpulan: kolaborasi antara tenaga Kebidanan dan ATLM memiliki peran signifikan dalam upaya promotif dan preventif PTM, sehingga kegiatan ini direkomendasikan untuk dijadikan program kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.