Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Arsir

Evaluasi Rancang Bangun Terkait Pengadaan Fasilitas Sosial pada Rumah Susun Nagrak 1-5, Jakarta Utara Sunoto, Asri Ardiati
Arsir Vol 4, No 1 (2020): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v4i1.2329

Abstract

Untuk mendukung pembangunan perumahan bagi masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah dan penataan kawasan kumuh, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun Rumah Susun Nagrak 1-5, yang berlokasi di Jakarta Utara. Dalam penelitian ini diadakan evaluasi rancang bangun terhadap Rumah Susun Nagrak 1-5 tersebut terkait pengadaan fasilitas sosial. Indikator yang digunakan sebagai acuan evaluasi adalah Peraturan DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 1999 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta (Tabel 6. Standard Kebutuhan Fasum/Fasos). Selain itu indikator lain yang digunakan adalah kriteria rancangan fasilitas umum dan sosial berdasarkan karakteristik pengguna (Widhianto, 2016). Berdasarkan penelitian ini ditemukan beberapa ketidaksesuaian jenis dan luas dari fasilitas sosial yang ada serta ketidaksesuaian kondisi fasilitas sosial dengan acuan kriteria rancangan yang berdasarkan karakteristik penggunanya. Hal ini disebabkan proses pembangunan rumah susun tersebut design and build dimana banyak stake holders di luar perencana ikut serta dalam proses perancangan, akibatnya beberapa ketentuan terkait fasilitas sosial dilanggar. Namun berdasarkan proses design and build pula ditemukan adanya beberapa jenis fasilitas sosial yang lebih dibutuhkan (di luar standard yang telah ditetapkan) serta beberapa kriteria rancangan fasilitas sosial yang perlu ditinjau ulang untuk diterapkan dalam lingkungan rumah susun.
Analisa Space Syntax pada Rumah Susun Lokbin Rawa Buaya Jakarta Barat Sunoto, Asri Ardiati
Arsir Vol 7, No 2 (2023): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v7i2.6491

Abstract

Rawa Buaya Lokbin flats are buildings with commercial and residential functions. Two activities which different nature. That is why it is interesting to observe the infringements there. According to Hillier and Hanson, the basic concept of space syntax analysis consists of 3 types, namely Connectivity, Integration, and Intelligibility. Spaces with high connectivity level are the most potential for infringements compared with other with lower connectivity levels. This research aims to compare the connectivity level mapping (by space syntax method) with the compiling of the infringements mapping (through observation, literature study and in-depth interviews) on each floor. Based on the comparison, there is a discrepancy between predictions from Space syntax and empirical conditions. The red area (which is predicted to be the most frequent place of infringements) has little or hardly even infringements and conversely the blue area (which is predicted to be safe) actually has several infringements. There are several causes for this to happen, namely the intervention from the flat management to anticipate these conditions, lack of knowledge of the rule violators of some regulations, lack of facilities and the awareness of building users to comply with regulations is low.