Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBUATAN TES KIT MENGGUNAKAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RURUHI (Syzygium polycephalum (Miq.) Merr. & L.M Perry) SEBAGAI PENDETEKSI PENGAWET BORAKS PADA MAKANAN OLAHAN Zubaydah, Wa Ode Sitti; Andriani, Ririn; Sahumena, Muh Handoyo; Irnawati, Irnawati
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.438 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12472

Abstract

AbstrakSalah satu jenis bahan pengawet yang banyak disalahgunakan sebagai pengawet dalam makanan yaitu boraks.Penambahan boraks bertujuan untuk memberikan tekstur padat, meningkatkan kekenyalan, dan memberikanrasa gurih serta bersifat tahan lama terutama makanan yang mengandung pati. Sementara kontaminasi boraksdalam jumlah yang besar dapat menyebabkan keracunan pada manusia. Tujuan dari penelitian ini untukmengembangkan alat analisis dalam bentuk tes kit yang mudah digunakan untuk mendeteksi kadar boraks yangada pada makanan olahan. Penelitian ini didasari oleh pembentukan warna kompleks antara boraks danantosianin. Tanaman yang mengandung antosianin salah satunya adalah ruruhi (Syzygium polycephalum (Miq.)Merr. & L.M Perry). Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi termodifikasi menggunakan pelarutetanol 96% yang mengandung HCl 1%. Analisis reaksi warna dilakukan dengan mencampurkan ekstrak denganboraks konsentrasi 5000 ppm hasil menunjukkan adanya perubahan warna yaitu ungu. Penentuan λmax ekstrakdilakukan untuk melihat pergeseran panjang gelombang ekstrak sebelum dan sesudah penambahan boraks hasilmenunjukkan adanya pergeseran ke arah lebih tinggi yaitu dari 528 menjadi 620 nm. Komparator warna dibuatdalam bentuk larutan kit maupun paper test kit hasil menunjukkan perubahan warna pada larutan kit setelahpenambahan boraks konsentrasi 2000, 4000, 6000, 8000 dan 10.000 ppm menjadi ungu hingga ungu pekat padakonsentrasi ≥ 6000 ppm, pada paper test kit menunjukkan perubahan warna ungu pada konsentrasi 2000 hingga10.000 ppm. Metode ini dilakukan validasi mencakup linearitas, akurasi, presisi, LOD dan LOQ, hasil validasimenujukkan linearitas yang baik dengan nilai r = 0,997 , %recovery 95,16 – 99,53 % menujukkan perolehankembali yang sesuai standar, %RSD = 0,2616 % dinyatakan sangat teliti karena ≤ 1 %. Aplikasi tes kit ini jugadilakukan pada 3 sampel makanan olahan yang dipilih secara acak dan menunjukkan hasil 2 positif mengandungboraks. Disimpulkan bahwa metode tes kit ini dapat digunakan sebagai pendeteksi boraks dalam makanan olahansecara kualitatif. Kata Kunci : Boraks , antosianin, buah ruruhi, Syzygium polycephalum (Miq.) Merr. & L.M Perry), paper test kit. 
PENGETAHUAN DAN MOTIVASI ORANGTUA DALAM MEMBERIKAN VAKSIN PENCEGAH PNEUMONIA (HIB, PCV DAN CAMPAK) PADA BALITA DI YOGYAKARTA Andriani, Ririn; Hutasoit, Masta
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 8 No 3 (2019): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.836 KB) | DOI: 10.30989/mik.v8i3.340

Abstract

Background: Pneumonia is a disease that is a problem of high morbidity and mortality in children under 5 years of age. The incidence of pneumonia in Indonesia increased by 2.0% in 2018, Yogyakarta area the incidence of pneumonia by 26.61% in 2017. Parents are an important target for their children's health. The importance of knowledge and motivation to reduce the incidence of pneumonia in children. Objective: Knowing the relationship of knowledge with parents' motivation in providing Hib, PCV and Measles vaccines to prevent under five pneumonia in PKU Muhammadiyah Hospital, Yogyakarta City. Method: This research uses descriptive quantitative design with cross sectional approach. Sampling was carried out with a purposive sampling technique of 60 respondents. Retrieval of data using knowledge and motivation questionnaires and analyzed using the Gamma test. Result: Knowledge with parental motivation in preventing toddler pneumonia in PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta obtained a level of parental knowledge of 66.7% in the good category and parental motivation of 76.7% in the high category. Gamma test results obtained p-value of 0.010 with a correlation coefficient of 0.587. Conclusions: There is a significant correlation between knowledge and parents' motivation in giving Hib, PCV and Measles vaccines to prevent under five pneumonia in PKU Muhammadiyah Hospital in Yogyakarta City with moderate relationship closeness.
PENGARUH KARAKTERISTIK PENGGUNA JASA PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PERSEPSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Agustiningsih, Ida; Andriani, Ririn
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i5.390

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah pelayanan kesehatan yang peduli dan terpusat pada kebutuhan, harapan, serta niai-nilai pelanggan sebagai titik tolak penyediaan pelayanan kesehatan dan menjadi persyaratan yang harus dapat dipenuhi agar dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan. Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan, harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada setiap pengguna jasa pelayanan kesehatan. Ketika kondisi ini terjadi, maka secara tidak langsung persepsi mutu pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh pengguna jasa pelayanan kesehatan juga akan mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik pengguna jasa pelayanan kesehatan terhadap persepsi mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data penelitian dilakukan menggunakan survei analitik. Variabel dalam penelitian ini adalah karakteristik pengguna jasa pelayanan kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwasanya usia pengguna jasa pelayanan kesehatan (p value; 0,023), jenis kelamin pengguna jasa pelayanan kesehatan (p value; 0,039), kepesertaan jaminan kesehatan pengguna jasa pelayanan kesehatan (p value; 0,019), dan aktivitas pekerjaan pengguna jasa pelayanan kesehatan (p value; 0,021) memiliki pengaruh terhadap persepsi mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Sidoarjo. Mutu pelayanan kesehatan yang ditampilkan oleh petugas kesehatan dan petugas non kesehatan di rumah sakit, pada dasarnya mencerminkan kualitas pelayanan yang dimiliki oleh rumah sakit. Semakin tinggi kualitas pelayanan yang dimiliki oleh rumah sakit, maka secara tidak langsung persepsi positif akan terbangun pada setiap pengguna jasa pelayanan kesehatan rumah sakit itu sendiri