Di era digital ini, perilaku konsumtif terhadap internet di Jawa Barat menjadi yang terbesar di Indonesia. Hal ini mempengaruhi bagaimana kondisi keuangan. Dan berpengaruh pada literasi keuangan. Dan terdiri dari tiga dimensi diantaranya pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan perilaku. Ini terjadi pada Generasi Z. Merupakan orang-orang berusia 19-24 tahun pada 2019, sehingga generasi ini dapat dikategorikan menjadi yang termuda yang memasuki dunia kerja dan disebut generasi internet atau I- generasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk gambaran tingkat keuangan generasi Z. Sampel penelitian ini adalah 400 responden. Dengan pengetahuan keuangan sebagai variabel bebas, sikap keuangan sebagai variabel intervening, sedangkan perilaku keuangan sebagai variabel terikat. Metode kuantitatif pada penelitian ini menggunakan skala likert sebagai pengukuran. Pada penelitain ini, teknik mengambilan sampelnya adalah nonprobability sampling. Dengan Structural Equation Modeling (SEM) sebagai metode analisis data dan diolah menggunakan SmartPLS. Hal tersebut menghasilkan kontribusi pengetahuan keuangan dan perilaku keuangan secara tidak langsung mempengaruhi bahwa sikap keuangan adalah 87,6%. Sisanya 12,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada pada proses penelitian ini. Kata kunci: generasi Z, pengetahuan keuangan, perilaku keuangan, sikap keuangan,