Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kekerasan dalam Rumah Tangga pada Novel Pintu Terlarang Karya Sekar Ayu Asmara Safari, Dede Muhtar; Ilman, Muhammad Zidni; Moenir, Ardianto
Jurnal Ilmiah Humanika Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Humanika: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : CV. Pena Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.059 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) megambarakan entuk kekerasan rumah tangga yang tercermin dalam novel Pintu Terlarang, (2) menguraikan penyebab utama kekerasan dalam rumah tangga pada novel Pintu Terlarang, dan (3) dampak kekerasan rumah tangga terhadap masing-masing tokoh dalam novel Pintu Terlarang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif dengan instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks, peneliti, dan kartu data sedangkan subjek penelitian ini terdiri dari data primer dan skunder. Data primer penelitian ini adalah novel yang berjudul novel Pintu Terlarang karya Ayu. Sumber data sekundernya adalah buku-buku acuan yang digunakan oleh peneliti untuk mendukung jalannya penelitian, yaitu buku tentang teori sosiologi sastra. Novel Pintu Terlarang banyak menceritakan tentang kekerasan dalam rumah tangga. Tokoh utamanya Gambir mengalami depresi akibat penyiksaan yang terjadi padanya. Secara keseluruhan, kisah novel Pintu Terlarang adalah peristiwa yang sering terjadi di masyarkat.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE JALAN RAYA DANDELES KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK Ilman, Muhammad Zidni; Medi Efendi; Ikrar Hanggara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase merupakan salah satu peralatan dasar teknik hidrolika, tidak hanya dirancang sebagai sistem untuk membuang atau mengurangi kelebihan air, tetapi juga kualitas air tanah di suatu wilayah tertentu untuk pemanfaatan lahan yang optimal. Drainase juga dapat diartikan sebagai suatu cara pembuangan kelebihan air yang tidak diinginkan pada suatu daerah, ini dilakukan untuk memperlancar aktivitas sosial di jalan raya agar berjalan dengan semestinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pada saluran drainase eksisting, dapat merencanakan ulang saluran yang baik, dapat menganalisis profil saluran dengan Hec-Ras 4.1, dan dapat menghitung rencana anggaran biaya. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan dari 3 stasiun, peta topografi, data saluran eksisting, data harga satuan upah, alat dan bahan.Hasil yang didapatkan Setelah dilakukan evaluasi terhadap saluran eksisting dari perhitungan dan menggunakan program Hec-Ras 4.1 dengan menggunakan debit rencana kala ulang 10 tahun sebesar 126.442 mm/hari, terdapat 4 saluran yang perlu direncanakan ulang agar menghasilkan drainase yang optimal. Biaya yang digunakan dalam perencanaan ulang drainase ini sebesar Rp. 1.605.257.985,92
STRATEGI GURU PAI DALAM PEMBINAAN MENTAL PESERTA DIDIK MELALUI INTERNALISASI NILAI DAN PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL-SPIRITUAL Yunus, Yunus; Wahyuni, Sri; Ilman, Muhammad Zidni
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 2 (2025): June (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i2.529

Abstract

This study examines the concept and strategy of mental development of students at MTs Al-Muhdariyah Tokke Village, Malangke District, North Luwu Regency. The concept of mental development applied focuses on the process of internalizing moral values, by actualizing these values ​​to students. This research is a qualitative study. Research Results Students are given a deep understanding of the importance of emotional and spiritual intelligence through the appreciation of moral values. The strategies used by Islamic Religious Education (PAI) teachers in mental development include several approaches. 1) providing opportunities for students to apply the knowledge that has been taught. 2) supervision that is directive without dictating students, providing space for independence. 3) practicing and cultivating Islamic values ​​is the core of the strategy. This acculturation involves various aspects, such as moral beliefs as the foundation of character, the Qur'an and hadith as a guide to life, fiqh as a guide to practical worship, and dates (history of Islamic culture) as a means of understanding science based on Islamic history. Mental development at MTs Al-Muhdariyah Tokke Village is carried out through the internalization of moral values ​​which emphasize the importance of emotional and spiritual intelligence.
Implementasi Nilai-Nilai Hijrah Nabi dalam Pembentukan Karakter Anak Ilman, Muhammad Zidni
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v13i1.1704

Abstract

History records that, during its development, Islam, while led by the Prophet, carried out the Hijrah 4 times in 3 different places. Hijrah means moving a people from unpleasant or sad conditions to a pleasant place. Hijrah was legalized on the basis of Allah's command for the reason of avoiding the torture and pressure carried out by the Mushrikin of Mekkah against the Muslims of Mekkah. However, during the Hijrah process, not all places welcomed the arrival of Muslims from Mecca, there were also those who accepted them gracefully without any particular conditions, there were also those who rejected them and even went so far as to torture them. This Hijrah education needs to be a concern for us, so that we are able to know that in life, if you want to achieve maximum results, great success, you need great sacrifices. To support this research, the methodology the author uses is library research. The results of this research are that the brilliant success achieved by the Prophet in preaching was not obtained from instant results, there were struggles that drained energy, there were also feelings that were also heart-wrenching, and all of this certainly has a lot of educational value that we can take away, and also there are lessons that we can apply both as educators and students.
Pelaksanaan Manajemen Organisasi Siswa (OSIS) sebagai Penguatan Pendidikan Karakter di Yayasan Pendidikan Islam Jamiat Khier Tanah Abang Jakarta Pusat Nurrahmaniah, Nurrahmaniah; Ilman, Muhammad Zidni; Hendrayadi, Hendrayadi
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2023): Tadris : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keinginan dan kebutuhan manusia di era globasilasi saat ini semakin kompleks, sehingga tidak mungkin dapat dipenuhi dengan usaha sendiri.Oleh karena itu diperlukan wadah atau organisasi untuk merealisasikan kebutuhan dan keinginan yang ingin dicapai. Organisasi adalah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur, dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi akan mencapai tujuannya apabila dikelola dengan baik dan benar. Hanya saja keberhasilan mewujudkan organisasi yang baik, efektif, dan efisien, serta sesuai dengan kebutuhan tidak lagi hanya ditentukan oleh keberhasilan prinsip-prinsip organisasi, akan tetapi terdapat faktor lain yang tidak tampak yang ikut menentukan keberhasilan organisasi yaitu kemampuan dalam memanage organisasi atau manajemen organisasi. Organisasi non formal seperti OSIS pun tingkat keberhasilannya juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan pengurus organisasi dalam memanage organisasi tersebut. Salah satu upaya pembinaan dan pengembangan untuk mengoptimalkan kemampuan serta kepribadian peserta didik  melalui sebuah wadah yang ada disekolah, yaitu Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pembinaan terhadap siswa mempunyai arti khusus yaitu merupakan salah satu usaha atau kegiatan yang bertujuan untuk memberikan bimbingan, arahan, pemantapan, peningkatan, pengembangan pola piker, sikap mental dan perilaku siswa serta minat dan bakat keterampilan siswa. Pembinaan sikap kepemimpinan siswa sangat penting dalam dunia pendidikan. Hal ini dikarenakan siswa sebagai agent of change harus dapat memberikan perubahan di dalam masyarakat. Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk menggali dan mengembangkan kemampuan serta potensi yang dimiliki oleh siswa. Hal ini bertujuan agar dengan terlibatnya siswa dalam kegiatan keorganisasian dapat mengembangkan sikap siswa, baik dari segi kepemimpinannya ataupun kemampuan mengelola sebuah organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pelaksanaan Manajemen siswa (OSIS) Jamiat Khier Tanah Abang Jakarta Pusat meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling) dan menganalisis Faktor pendukung dan penghambat manajemen organisasi siswa (OSIS) Jamiat Khier Tanah Abang Jakarta Pusat, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengangkat fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomena yang terjadi. Adapun hasil penelitian ini dimana Pelaksanaan Manajemen Organisasi siswa (OSIS) di Yayasan Jamiat Khier, meliputi: Perencanaan (planning) Organisasi siswa (OSIS) di Yayasan Jamiat Khier, Perencanaan dalam Organisasi siswa (OSIS) di Yayasan Jamiat Khier, dilakukan melalui musyawarah kerja dengan sesama pengurus OSIS beserta pembimbing OSIS dalam rangka menyusun dan merumuskan program-program kerja yang akan dilaksanakan. Musyawarah tersebut dilakukan setelah terbentuk struktur OSIS, Pengorganisasian (organizing) Organisasi siswa (OSIS) di Yayasan Jamiat Khier. Pengorganisasian yang dilakukan pada OSIS  adalah dengan membentuk struktur organisasi beserta tugas dan tanggung jawabnya dan Pelaksanaan (actuating) siswa (OSIS) di Yayasan Jamiat Khier, Setelah disusunnya program kerja OSIS dan struktur OSIS, langkah selanjutnya yaitu pelaksanaan dari program-program kerja yang telah disusun.
Nabi Muhammad sebagai Pemimpin Transformatif Ilman, Muhammad Zidni
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2024): Tadris : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nabi Muhammad SAW disamping sebagai seorang Nabi juga menjadi pemimpin pada dua kota yang menjadi ciri khas Arab saat itu, yaitu Kota Mekkah dan Madinah. Dua Kota dengan karakteristik yang berbeda bukan lantas menjadi beban atau alasan bagi Nabi, dengan berbagai masalah yang dihadapi dari mulai serangan fisik sampai menguji keilmuan Nabi. Sebagai ummat islam tentu kita harus menjadikan Nabi Muhammad sebagai role model dalam kehidupan kita dan dalam persoalan apapun, baik dalam kehidupan berkeluarga atau yang kaitannya dengan Masyarakat. Dalam penelitian ini yang akan penulis singgung adalah persoalan bagaimana Nabi menjadi pemimpin yang baik yang mengalami kesuksesan yang sangat gemilang, tentunya tujuan dari penelitian ini adalah agar kita mampu menerapkan sikap, metodologi, dan bagaimana cara Nabi dalam menyelesaikan problem yang dihadapi oleh ummat. Tentu dalam melakukan penelitian seperti ini maka akan sangat erat kaitannya dengan sejarah daripada Nabi, dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metode library reseach, mengumpulkan dari berbagai macam literatur tentang perjalanan Nabi, baik yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia maupun kitab yang masih berbahasa Arab. Dari penelitian ini maka dapat dihasilkan bahwa kesuksesan yang diraih oleh Nabi tidak lain karena disamping bimbingan wahyu dari Allah juga karena adanya konsep yang jelas, kesabaran, dan menjadikan ummat sebagi prioritas utama.