Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MODEL ROTASI KERJA MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR KEBOSANAN Rahayu, Nitabian Iftita
WAHANA Vol 68 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.291 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v68i1.632

Abstract

Memasuki dunia global seperti saat ini, pengembangan sumber daya manusia perlu mendapat perhatian, karena tidak jarang kinerja karyawan mengalami fluktuasi. Fluktuasi kinerja merupakan permasalahan yang banyak dihadapi oleh perusahaan/ organisasi. Apabila hal ini berulang secara terus-menerus dan tidak ada pengendalian yang baik oleh perusahaan maka akan berdampak pada produktivitas dan pencapaian tujuan lainnya. Faktor penyebab fluktuasi kinerja karyawan diantaranya adalah kesalahan penempatan karyawan pada tugas kerja dan faktor kebosanan yang dialami oleh karyawan. Pendekatan yang efektif untuk permasalahan ini salah satunya adalah dengan rotasi kerja. Oleh sebab itu, penelitian ini bermaksud membuat suatu model rotasi kerja dengan kebosanan sebagai faktor pertimbangan. Secara garis besar penelitian terbagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap penelitian pendahuluan, tahap pembuatan model matematis, dan tahap percobaan numerik. Penelitian ini menggunakan integer programming dengan produktivitas sebagai fungsi tujuan. Hasil percobaan numerik menunjukkan bahwa rotasi kerja yang mempertimbangkan faktor kebosanan memberikan hasil yang baik dari segi produktivitas dan fungsi kendala. Kata kunci : Manajemen Sumber Daya Manusia, Kinerja Karyawan, Rotasi Kerja, Kebosanan, Integer Programming.
APLICABLE HORIZONTAL WIND TURBIN MODEL FAMILY SCALE Rahayu, Nitabian Iftita; Jumali, Muhamad Abdul
Tibuana Vol 2 No 01 (2019): Tibuana
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/tibuana.2.01.1769.10-14

Abstract

The aplicabel of horizontal wind turbine. There is two alternative two develop wind turbine design that generator or blade, in order to develop horizontal wind turbine This reesearch select the partdesign to develop generator. The angle design betwen coil and magnetic field must to optimal degree. There are seven angle from 60 degree to 120 degee which angle test. There is range of the optimal degree from 80 degree to 100 degree to develop wihd turbine.
APLICABLE HORIZONTAL WIND TURBIN MODEL FAMILY SCALE Nitabian Iftita Rahayu; Muhamad Abdul Jumali
Tibuana Vol 2 No 01 (2019): Tibuana
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.078 KB) | DOI: 10.36456/tibuana.2.01.1769.10-14

Abstract

The aplicabel of horizontal wind turbine. There is two alternative two develop wind turbine design that generator or blade, in order to develop horizontal wind turbine This reesearch select the partdesign to develop generator. The angle design betwen coil and magnetic field must to optimal degree. There are seven angle from 60 degree to 120 degee which angle test. There is range of the optimal degree from 80 degree to 100 degree to develop wihd turbine.
MODEL ROTASI KERJA MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR KEBOSANAN Nitabian Iftita Rahayu
WAHANA Vol 68 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.291 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v68i1.632

Abstract

Memasuki dunia global seperti saat ini, pengembangan sumber daya manusia perlu mendapat perhatian, karena tidak jarang kinerja karyawan mengalami fluktuasi. Fluktuasi kinerja merupakan permasalahan yang banyak dihadapi oleh perusahaan/ organisasi. Apabila hal ini berulang secara terus-menerus dan tidak ada pengendalian yang baik oleh perusahaan maka akan berdampak pada produktivitas dan pencapaian tujuan lainnya. Faktor penyebab fluktuasi kinerja karyawan diantaranya adalah kesalahan penempatan karyawan pada tugas kerja dan faktor kebosanan yang dialami oleh karyawan. Pendekatan yang efektif untuk permasalahan ini salah satunya adalah dengan rotasi kerja. Oleh sebab itu, penelitian ini bermaksud membuat suatu model rotasi kerja dengan kebosanan sebagai faktor pertimbangan. Secara garis besar penelitian terbagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap penelitian pendahuluan, tahap pembuatan model matematis, dan tahap percobaan numerik. Penelitian ini menggunakan integer programming dengan produktivitas sebagai fungsi tujuan. Hasil percobaan numerik menunjukkan bahwa rotasi kerja yang mempertimbangkan faktor kebosanan memberikan hasil yang baik dari segi produktivitas dan fungsi kendala. Kata kunci : Manajemen Sumber Daya Manusia, Kinerja Karyawan, Rotasi Kerja, Kebosanan, Integer Programming.