Simanjuntak, Ruth Florescia
Universitas Bunda Mulia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTRA HEGEMONI MELALUI PERSPEKTIF VAN DIJK PADA FILM THE TRUE COST SEBAGAI REFLEKSI FAST FASHION INDUSTRIES Simanjuntak, Ruth Florescia
SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi Vol 13, No 2 (2019): Semiotika : Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/s:jk.v13i2.1844

Abstract

Media menjadi alat untuk menyampaikan keadilan sebagai bentuk perjuangan. Salah satunya tergambarkan dalam film dokumenter The True Cost yang disutradari oleh Andrew Morgan dan diperankan oleh banyak kaum intelektual salah satunya Lucy Siegle sebagai jurnalis dan kolumnis lingkungan. Melalui teori Gramsci, hegemoni didefinisikan sebagai dominasi oleh satu kelompok terhadap kelompok lainnya, dengan atau tanpa ancaman kekerasan, sehingga ide-ide yang didiktekan oleh kelompok dominan terhadap kelompok yang didominasi dapat diterima sebab sebagai sesuatu yang wajar atau common sense. Hegemoni dalam konsep Gramsci meringkaskan semua cara hidup konsumtif dimana ideologi bekerja mengganggu pandangan dunia seseorang. Hegemoni dapat terjadi melalui media massa bahkan pendidikan sekalipun. Gramsci menyatakan, solusi untuk melawan hegemoni (counter hegemoni) dengan memfokuskan pada sektor pendidikan. Hal ini terlihat jelas dalam film dokumenter The True Cost yang menunjukkan wacana kritis berupa regulasi dan refleksi bagi masyarakat serta industri fast fashion. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tindakan kontra hegemoni atas industri fast fashion yang ditampilkan dalam film dokumenter The True Cost. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui secara kritis akan ideologi apa yang ditawarkan oleh aktor dan sutradara film dokumenter The True Cost dalam melawan hegemoni industri fast fashion. Peneliti menggunakan paradigma kritis yang digunakan untuk mencaritahu kebenaran yang sebenarnya terjadi di balik ketidakadilan atau ketidakseimbangan yang ada. Peneliti juga menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian untuk berfikir induktif dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk melalui tahap teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Subjek dari penelitian ini adalah wacana kontra hegemoni terhadap fast fashion, sedangkan objeknya adalah film dokumenter The True Cost.