Islamy, M. Ali Nurhasan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Layanan Perpustakaan Institut Seni Indonesia Surakarta Islamy, M. Ali Nurhasan; Laksmiwati, Ika
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v3i1.804

Abstract

This study is entitled Utilization of Social Media as a Means of Promoting Library Services in Indonesia Institute of the Arts Surakarta. The purpose of this research is to find out whether social media (Facebook) can provide convenience in introducing various services, providingan an information to users in the current style. In addition, to find out whether facebook can be used to effectively promoting an information services and activities in the library. Researchers will look at facebook, collect documentation data on facebook library pages and analyze them using descriptive qualitative analysis. The approach used is a qualitative approach, namely research that describes the phenomenon, digging data by interviewing informants, observation and documentation. Researchers' technique in finding data will be done directly through online media or the internet by structured interviews and checklists. It's just that if needed the researcher will meet directly the informant. Researchers assume that social media can be used as a substitute for the promotion of library services in the form of online or softcopy and simultaneously to many people and quickly and sometimes even immediately get a response or public response. In addition, promotion with social media can attract users to take of library facilities and participate in library activities and as a media for documentation of various activities in the library. The results of this research are expected to be input and thought for the Library of  Indonesian Institute of Arts Surakarta, namely how to promote library services through facebook in this modern era so that the academic community utilizes services library. 
PRESERVASI KOLEKSI NASKAH KUNO GO TIK SWAN HARDJONAGORO DI PERPUSTAKAAN INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA Sartini, Sartini; Islamy, M. Ali Nurhasan
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 13, Nomor 2, Tahun 2020 (Mei 2020)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pelestarian koleksi naskah kuno di Perpustakaan Institut Seni Indonesia Surakarta dengan menggunakan metode reprograf. Strategi preservasi dengan metode reprograf ini yakni mengalihkan dari dokumen tercetak menjadi format digital atau elektronis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang menggambarkan mengenai fenomena, menggali data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Selain menggunakan metode kualitatif, peneliti juga menggunakan metode partisipatori untuk melakukan preservasi digitalisasi. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan yang bersifat kolaboratif untuk menanggulangi dinamika sosial, dalam hal ini adalah preservasi koleksi naskah kuno Go Tik Swan Hardjonagoro. Preservation atau pelestarian dalam penelitian ini merupakan kegiatan pelestarian tidak hanya melindungi bentuk fisiknya saja tetapi juga informasi yang terkandung di dalamnya seperti merubah formatnya. Peralatan yang dibutuhkan adalah meja reprograf, kamera dan seperangkat komputer. Hasil penelitian diharapkan menjadi landasan bagi pihak perpustakaan dalam menentukan kebijakan terkait dengan preservasi naskah kuno. Selain itu, keluaran dari penelitian berupa naskah kuno Go Tik Swan Hardjonagoro dalam format ebook (electronic book) dapat dijadikan salah satu hasil upaya preventif atau strategi untuk menjaga kelestarian koleksi ini, agar tetap dapat diakses masyarakat pengguna perpustakaan jika sewaktu-waktu dibutuhkan tanpa menyentuh bentuk asli naskah kuno.