wardani, fransiska dita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN MOCK UP CETAKAN LOGAM ALUMUNIUM BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE REKAYASA NILAI wardani, fransiska dita
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 4 No 1 (2020): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.868 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v4i1.676

Abstract

Kota  Palembang  merupakan kota penghasil sampah yang lumayan besar, terutama sampah logam yang tiap bulannya timbunan sampah mencapai 1.358.614 kg/bulan. Sebagian sampah logam ini disimpan oleh masyarakat yang akan dijual  ke tempat rongsok, padahal akan lebih baik jika sampah ini bisa diolah oleh masyarakat dan dijadikan sebuah produk yang memiliki nilai jual. Dalam penelitian ini peneliti merancang sebuah alat mock-up cetakan yang nantinya bisa membantu membuat produk yang berasal dari limbah logam tersebut. Dalam penelitian ini penulis bermaksud mengubah limbah logam menjadi produk gantungan kunci dengan menggunakan cetakan yang didesain. Setelah dilakukan penyebaran kuisioner didapatlah data pola desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk bulan sabit, dan dimensi ukuran yang digunakan adalah 40 mm x 30 mm x 5 mm. Selanjutnya peneliti melakukan beberapa pengujian dengan menggunakan bahan dari sabun padat, peneliti juga membandingkan dari dua jenis cetakan yaitu cetakan terbuka dan tertutup.  Setelah dilakukan 10x percobaan didapatlah hasil cetakan tertutup lebih efektif dibandingkan cetakan terbuka, penelitian ini menggunakan metode rekayasa nilai. Maksud dari penelitian ini adalah bisa membuat sebuah mock up cetakan yang nantinya bisa dijadikan cetakan sesunguhnya dengan menggunkan bahan semen dan produk yang menggunakan bahan logam bekas. Sehingga nantinya akan berujung pada pengurangan sampah logam yang ada di kota Palembang.