Ocktilia, Helly
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PRAKTIK PEKERJAAN SOSIAL BERBASIS KOMUNITAS DALAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR DI KABUPATEN SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT Ocktilia, Helly
Pekerjaan Sosial Vol 19, No 1 (2020): PEKSOS
Publisher : Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.213 KB) | DOI: 10.31595/peksos.v19i1.240

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menggambarkan praktik pekerjaan sosial berbasis komunitas dalam menangani masalah anak terlantar pendidkan pada masyarakat perdesaan serta upaya pengembangan komunitas lokal dalam mengatasinya. Studi dilakukan di salah satu wilayah perdesaan Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat yang menjadi lokasi praktik pekerjaan sosial makro. Studi dilakukan dengan menggunakan studi literatur dan dokumen yang terkait dengan topik pekerjaan sosial, anak terlantar, dan pengembangan masyarakat. Hasil studi menunjukan upaya penanganan masalah anak terlantar pendidikan dilakukan secara partisipatif bersama masyarakat dengan menggunakan tahap-tahap penanganan praktek pekerjaan sosial makro mulai dari inisiasi sosial hingga terminasi dan rujukan. Metoda Pekerjaan Sosial yang digunakan dalam pengembangan komunitas yaitu Community Development/Community Organization, dengan strategi dan taktik yang digunakan: (1) Kolaborasi dengan taktik implementasi, pengembangan partisipasi dan pemberdayaan; (2) Strategi Kampanye dengan taktik pendidikan dan persuasi. Disimpulkan bahwa penanganan masalah anak terlantar pendidikan telah dilakukan secara partisipatif melalui pendampingan sosial dengan memberikan penguatan kapasitas dan memanfaatkan asset komunitas sehingga dapat meningkatkan keberdayaan komunitas dalam menangani masalah. Program penanganan anak terlantar dituangkan dalam ?Program Rumah Bocah Cerdas (Rumah BODAS)?. Tujuannya untuk meningkatkan gerakan literasi pada masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan orangtua tentang pentingnya pendidikan bagi anak, meningkatkan motivasi anak untuk bersekolah, serta menurunkan angka buta huruf pada anak-anak. Kata kunci: Anak Terlantar, Pengembangan Masyarakat, Praktik Pekerjaan Sosial Makro 
PERLINDUNGAN SOSIAL BAGI KELUARGA MISKIN PESERTA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KABUPATEN BUTON SELATAN Vijayanti, Desy; Ocktilia, Helly
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 2 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i2.216

Abstract

Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran tentang Perlindungan Sosial yang diterima oleh Keluarga Miskin melalui Program Keluarga Harapan yang meliputi aspek ketersediaan pelayanan, tindakan pencegahan risiko, tindakan promotif dan peran transformatif. Penelitian dilakukan di Kelurahan Laompo Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Metoda penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan responden sebanyak 72 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlindungan Sosial bagi Rumah Tangga Miskin melalui Program Keluarga Harapan di Kelurahan Laompo Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan berada dalam kategori baik dengan perolehan skor total sebesar 8.707 dari total skor ideal sebesar 11.232. Berdasarkan aspek-aspek yang diteliti diperoleh hasil: Ketersediaan pelayanan dalam mendukung pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) diperoleh skor 3.001 pada kategori baik; tindakan pencegahan risiko diperoleh skor 2.053 pada kategori sangat baik; tindakan promotif diperoleh skor 1.226 pada kategori kurang baik; aspek peran transformatif diperoleh skor 2427 pada kategori sangat baik. Aspek tindakan promotif Perlindungan Sosialyang berada pada kategori kurang baik, diketahui masalah yang muncul adalah pada pelaksanaan Family Development Session (FDS). Rekomendasi program untuk mengatasi masalah adalah program Penguatan Pelaksanaan Family Development Session (FDS) bagi Peserta.
Planned Behavior Independent Graduation in Beneficiary Families of the Family Hope Program Ocktilia, Helly; Suhanda, Edi
Khazanah Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v7i1.44990

Abstract

This study aims to examine the influence of planned behavior consisting of Attitudes towards Independent Graduation, Subjective Norms, and Perceived Behavioral Control on the desire of Beneficiary Families (KPM) of the Family Hope Program (PKH) to carry out Independent Graduation, namely the decision to end participation as beneficiaries. This study is based on the Theory of Planned Behavior and uses a quantitative method with a descriptive approach. The study population was 268 KPM, with a sample size of 92 people obtained through the Sample Size Calculator application from Raosoft.Inc. The results showed that there was no relationship between Attitudes towards Independent Graduation and Subjective Norms (sig. 0.276). There was a significant relationship between Attitudes and Behavioral Control (sig. 0.003), and between Subjective Norms and Behavioral Control (sig. 0.000). Simultaneously, these three variables had a significant effect on the desire of KPM for Independent Graduation, with an R Square value of 0.712. The effective contribution of each variable is Attitude of 49.43%, Subjective Norm of 21.87%, and Behavioral Control of -0.09%. This finding indicates that personal attitude and social pressure are more influential than self-perception of ability in driving the decision of Independent Graduation.