Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Memori Reformasi dalam Film Dokumenter “Mosi Tidak Percaya” (2019) Aswan Zanynu
Avant Garde Vol 8, No 1 (2020): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v8i1.1027

Abstract

After two decades have passed, the word “reformation” reappeared and was used as the name of a student demonstration in September 2019. The Corrupted Reformation Movement that occurred in almost all major cities in Indonesia was then packaged in the form of a documentary film entitled “Vote of No Confidence” (2019) in two episodes. In plain view, the action field has similarities with those that happened in 1998. By using the Entman's framing analysis method, this study intends to find the reformation memory framed in the film's content. It refers to everything in film's content (audio and visual) that bring back the issue in 1998 when the student action demanded reformation in Indonesia. The findings show that memory is implicitly displayed in speeches, interviews, and demands made by students. The House of Representatives and the Government are positioned as the cause of the demonstration. They were described as martyrs who fought for more democratic Indonesia. The memory relation between the Corrupted Reformation Movement in 2019 and the Reformation movement in 1998, was told by using reflective mode in this documentary. On the one hand, the approach succeeded in giving strong emphasis to the Corrupted Reform Movement as a very important event. But on the other hand, the absence of narrator or text to explain the footage makes it difficult to emerge memory explicitly in film content. It takes public experience and knowledge on the 1998 Reformation issue, to be able to uncover the memory connection with the 2019 Corrupted Reformation Movement in this documentary.
Nilai Toleransi Etnis Tionghoa Dalam Beragama Dan Berbudaya Dalam Film Ajari Aku Islam Sucia Armadani; Muh. Aswan Zanynu
Jurnal Online Jurnalistik Vol 4, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Toleransi Etnis Tionghoa dalam Beragama dan Berbudaya yang terdapat dalam film “Ajari Aku Islam.” Yang di lakukan dengan mengkaji tanda dari setiap adegan scane dan dialog yang memiliki tiga kategori nilai dalam toleransi, yaitu: penghormatan dan eksistensi dalam agama, saling mengerti, dan setuju dalam perbedaan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan analisis semiotika Charles Sanders Pierce, dengan teknik analisis data berupa reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun sumber data yang digunakan yakni data primer dan sekunder dengan subjek adegan audio visual pada setiap babak scene Film Ajari Aku Islam.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Nilai toleransi Etnis Tionghoa dalam beraagama dan berbudaya “Analisis isi pesan dalam film Ajari Aku Islam mencakup tiga kategori diantaranya: pertama; penghormatan dan eksistensi dalam agama, yang ditandai dengan beberapa simbol seperti tempat ibadah masjid dan klenteng. Kedua; saling mengerti, dintandai dengan buku iqro yang merupakan bentuk simbol yang merepresentasian agama islam dan yang ketiga; setuju dalam perbedaan yang ditandai dengan simbol pakaian baju kokoh yang dikenakan etnis Tionghoa untuk bertamu. Kata Kunci : Toleransi, Etnis Tionghoa, Budaya, Agama, Film Ajari Aku Islam
STRATEGI KOMUNIKATOR POLITIK PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN) PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019 KOTA KENDARI Ayu Pratiwi; Muh Nasir; Muh Aswan Zanynu
Jurnal Local Politic And Government Issues (Calgovs) Vol 2, No 01 (2021): Edisi Maret
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.873 KB) | DOI: 10.52423/calgovs.v2i01.20269

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi strategi komunikator politik Partai Amanat Nasional (PAN) Pada Pemilu Legislatif Tahun 2019 Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskripsi analisis. dengan menggunakan teori sistematika langkah-langkah strategi politik oleh Peeter Scrooder, serta pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan penulis adalah teknis analisis data kualitatif yaitu dengan cara mencari dan menyusun secara sistematis data hasil reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan dan kemudian memilih mana yang penting dan perlu dipelajari serta membuat kesimpulan yang mudah dipahami. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi komunikator yang digunakan oleh Partai Amanat Nasional dan para calon legislatif terpilih memperoleh hasil secara perhitungan mengalami penurunan, karena kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap PAN yang disebabkan oleh kasus yang dialami oleh PAN. Namun pada pemilu legislatif tahun 2019 Kota Kendari PAN masih memperoleh kursi sebanyak 5 (lima) kursi untuk duduk di DPRD kota Kendari, ini merupakan suatu prestasi bagi PAN karena mampu bertahan dan bersaing dalam pemilu legislatif. Hal tersebut termasuk suatu potensi yang dimiliki dalam menggunakan strategi oleh Partai Amanat Nasional (PAN) beserta calon legislatif terpilihnya mencapai tujuan.
Pemahaman Literasi Digital Dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 pada Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo Siti Salma Mardatillah; M Aswan Zanynu; Sutiyana Facruddin
Jurnal Literasi Perpustakaan dan Informasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Halu Oleo University Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jlpi.v2i2.25242

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman literasi digital mahasiswa dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan metode deskriptif. Sedangkan teknik penemuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling dimana  populasi yang digunakan sebagai sampel sebanyak 74 orang dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, dokumentasi serta literatur atau studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa memiliki tingkat pemahaman literasi yang baik jika diukur menggunakan konsep Bawden. . Dengan tingkat kemampuan dasar literasi digital yang baik, hampir seluruh responden mampu untuk terhubung pada media pembelajaran daring sesuai dengan waktu yang ditentukan  dan dapat terlibat aktif pada pembelajaran daring selama pembelajaran virtual dilaksanakan.  Kemudian pada aspek latar belakang informasi mahasiswa juga mampu untuk menentukan dan menyeleksi informasi yang banyak didapatkan dari pencarian di internet, selanjutnya, pada aspek keterampilan di bidang TIK mahasiswa dengan baik dapat menggunakan dan memanfaatkan komputer dan telepon genggam untuk keperluan pembelajaran daring secara maksimal. Dan terakhir sikap dan perspektif informasi mahasiswa tergolong baik dengan mampu  mencari jurnal dan artikel kemudian melakukan sitasi atau mengutip jurnal/artikel yang menjadi acuan informasi tersebut.