Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

BODY PROJECT UNTUK MENINGKATKAN CITRA TUBUH REMAJA DI SMA 3 KOTA PALANGKA RAYA Annah, Itma; Miden, Destinady Kadiser; Febriani, Irene; Heriteluna, Marselinus
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i2.467

Abstract

Penampilan fisik adalah salah satu karakteristik individu pertama yang diperhatikan oleh orang lain dan memiliki dampak penting pada interaksi sosial. Orang-orang dengan pikiran dan perasaan negatif tentang tubuh mereka lebih cenderung memiliki kondisi kesehatan mental tertentu, seperti gangguan makan dan depresi. Untuk meningkatkan konsep diri dan self esteem remaja diperlukan suatu rancangan intervensi Psikoterapi Re- edukatif; yaitu psikoterapi yang bertujuan untuk mengubah cara pikiran dan perasaan klien agar klien tersebut dapat berfungsi lebih efektif dalam semua aspek kehidupannya dengan cara mengkaji ulang keyakinan, serta mendidik agar memiliki pengalaman baru. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan ialah Body Project. National Eating Disorders Association membuat dan mendiseminasikan proyek “Body Project” ; program kepercayaan diri dan self esteem untuk anak perempuan usia sekolah menengah dan perguruan tinggi. Sasaran pengabdian masyarakat ini direncanakan pada kelompok remaja (15-17 tahun) yang sedang menempuh pendidikan di SMA 3 Kota Palangka Raya. Hasil kegiatan menunjukkan hasil analisis uji t berpasangan untuk melihat perbedaan skor Skala Rosenberg untuk menilai Citra Tubuh Remaja sebelum dan setelah Intervensi Body Project. Sebelum intervensi nilai rata-rata skor Rosenberg 30 responden adalah 12,22. Setelah dilakukan intervensi nilai rata-rata responden meningkat menjadi 19,58 dan secara statistik terbukti dengan nilai p<0,05 yaitu 0,000. Selanjutnya intervensi dapat dilakukan secara intens lagi dengan membentuk peer konselor, membangun peer group permanen legal di institusi pendidikan yang akan membantu kampanye peningkatan citra tubuh remaja.
Undiagnosed Diabetes Prediction With Development of Scoring System Based on Risk Factors febriani, Irene
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v11i1.54

Abstract

Undiagnosed Diabetes Mellitus (UDDM) is a person condition where has never been diagnosed with diabetes, but when a blood sugar examination survey shows the criteria for diabetes. Late diagnosis is a major problem for diabetes. In some cases, 50% of patients do not know the condition of diabetes mellitus, so the complications of diabetes mellitus become very severe. This study aimed to analyze dominant risk factors and make a risk score for Undiagnosed Diabetes Mellitus (UDDM). Making a risk score was carried out in 2016 based on secondary data from 2013 Basic Health Research (Riskesdas). The study population was adults aged ≥ 18 years, diagnosed early in diabetes during the 2013 Riskesdas, did not suffer from other chronic / contagious diseases. The sample size analyzed amounted to 18,963 people. The value of β coefficient from the results of multiple logistic regression predictive models was used to develop the score. The accuracy of the diabetes predictive score was assessed by ROC (Receiver Operating Characteristic). 2 prediction models developed into risk scores. Model 1 predictions of UDDM with 8 predictors (AUC 73.13%, sensitivity 29.19%, specificity 90.33%, PPV 25.32%, NPV 91.90%, cutoff ≥30), model 2 predictions of UDDM with 5 predictors (AUC 74.22%, sensitivity of 64.91%, spessivity 67.95%, PPV 18.37%, NPV 94.60%, cutoff 21). Undiagnosed diabetes risk factors and predictors in making scores on model 1 were gender, age, hypertension, body mass index, central obesity, HDL and LDL. In model 2 were gender, age, hypertension, body mass index, central obesity.
Analisis Jalur Determinan Sindrome Premenstruasi pada Remaja Putri Kadiser Miden, Destinady; Febriani, Irene; Annah, Itma
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 7 No 2 (2022): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v7i2.916

Abstract

Background: Premenstrual Syndrome (PMS) is the most common health problem reported by women of reproductive age. The incidence of PMS is caused by several factors, such as stress factors, diet, sleep patterns, physical activity, and body mass index (BMI). This study aims to analyze the pattern of variable relationships that directly affect or indirectly affect a set of independent variables (exogenous) to the dependent variable (endogenous). Methods: This study was a quantitative survey of high school girls in Palangka Raya City. The sampling technique used is clustered random sampling followed by stratified random sampling. Results: Some variables had a significant direct effect on the incidence of PMS, including BMI, stress, diet, and physical activity. In addition, some variables indirectly affect the incidence of PMS through BMI variables, namely stress and physical activity. Conclusion: There is a significant relationship between both direct and indirect effects of exogenous variables on endogenous variables. It is hoped that the results of this study can reduce the incidence of PMS in adolescents both in the education and health sectors.
GRAFIK RECEIVER OPERATING CURVE (ROC) UNTUK UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS SKOR RISIKO CEDERA REMAJA DI KOTA PALANGKA RAYA Febriani, Irene; Miden, Destinady K.; Annah, Itma
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v10i2.6425

Abstract

Latar belakang: Cedera pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena berdampak terhadap morbiditas, disabilitas, dan beban sosial-ekonomi keluarga. Diperlukan alat skrining yang valid dan efisien untuk mendeteksi remaja berisiko cedera sejak dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi skor risiko cedera pada remaja di Kota Palangka Raya menggunakan analisis Receiver Operating Characteristic (ROC). Metode: Desain penelitian adalah cross-sectional dengan melibatkan 265 remaja usia 15–24 tahun dari lima SMA negeri dan komunitas remaja kota Palangka Raya tahun 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup skor kesehatan mental emosional, penggunaan helm, konsumsi alkohol, domisili, dan jenis kelamin, serta dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik dan radiologis sebagai gold standard. Hasil: Hasil menunjukkan nilai Area Under the Curve (AUC) sebesar 0,714 (CI95% 0,623–0,805; p<0,001), menandakan akurasi sedang-baik. Nilai sensitivitas sebesar 56,8% dan spesifisitas 82,0% diperoleh pada titik potong optimal 13,47. Kesimpulan: Skor risiko cedera memiliki kemampuan diskriminatif yang cukup baik untuk mengidentifikasi remaja berisiko, namun peningkatan sensitivitas diperlukan agar lebih efektif sebagai alat skrining awal di masyarakat.