Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Dewan Direksi Wanita Terhadap Pengungkapan Emisi Karbon dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di BEI Siti Uswatun Hasanah; Kamalah Saadah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan wanita di dewan direksi terhadap pengungkapan emisi karbon, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi, pada perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan Teori Upper Echelon, yang menyatakan bahwa karakteristik demografis dari manajemen puncak, seperti jenis kelamin, dapat mempengaruhi keputusan strategis perusahaan, terutama yang berkaitan dengan kebijakan keberlanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sampel penelitian dipilih menggunakan purposive sampling, yang menghasilkan 230 sampel data dari perusahaan di sektor energi. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan, kemudian dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Analisis Regresi Moderat (MRA) dan Model Efek Tetap (FEM). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa anggota dewan direksi wanita berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap pengungkapan emisi karbon. Selain itu, ukuran perusahaan mampu memoderasi hubungan antara dewan direksi wanita dan pengungkapan emisi karbon. Temuan ini berkontribusi pada penerapan Teori Upper Echelon dalam konteks keberlanjutan perusahaan dan memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk memperkuat mekanisme tata kelola dan bagi regulator untuk meningkatkan kerangka pengungkapan wajib guna meningkatkan transparansi emisi karbon di sektor energi.