Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Komitmen Penyelesaian Tugas Luaran Pada Mahasiswa Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang Ulfah Arini, Dewi; Khairunnisa, Khairunnisa; Mualif, Mualif
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juli-September 2024)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v3i2.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh motivasi belajar terhadap komitmen dalam penyelesaian tugas luaran mahasiswa penerima Beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) di Program Studi Teknik Industri. Beasiswa KIP adalah salah satu bentuk bantuan keuangan dari pemerintah Indonesia yang diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria sosial ekonomi tertentu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa penerima Beasiswa KIP untuk menyelesaikan tugas luaran mereka dengan baik, seiring dengan pentingnya mempertahankan beasiswa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana motivasi belajar mempengaruhi komitmen mahasiswa dalam menyelesaikan tugas luaran mereka. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memahami apakah ada pengaruh motivasi belajar terhadap komitmen mahasiswa penerima Beasiswa KIP untuk menyelesaikan tugas luaran yang ditetapkan oleh Pemerintah. Meyer dan Herscovitch (2001) menggambarkan komitmen terhadap tugas sebagai tingkat komitmen individu terhadap tugas yang mereka lakukan. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Sampel penelitian akan dipilih secara acak dari mahasiswa penerima Beasiswa KIP dan mahasiswa non-penerima beasiswa di Program Studi Teknik Industri. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan metode statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara motivasi belajar dan komitmen mahasiswa. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah Jurnal Nasional terakreditasi.
IMPLEMENTASI GREEN CONSTRUCTION DALAM MANAJEMEN PROYEK DI INDONESIA : LITERATUR REVIEW Mualif, Mualif
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 8, No 02 (2025): JURNAL MOMEN VOL.08 NO.02 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmts.v8i02.5885

Abstract

Sebagai sektor yang berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sektor konstruksi juga dikenal sebagai salah satu industri yang memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan. Pada kenyataannya, kegiatan sektor konstruksi di Indonesia, selain mendukung masyarakat dengan bangunan dan infrastruktur yang sangat dibutuhkan, juga memiliki dampak negatif akibat kegiatan konstruksi, yang dapat merusak lingkungan dengan meningkatkan jumlah limbah proyek konstruksi. Green Construction dengan manfaatnya yang signifikan terhadap lingkungan semakin diminati oleh Masyarakat. Namun berbagai sistem penilaian bangunan hijau cenderung lebih menitikberatkan pada aspek desain dan konstruksi dibandingkan dengan kinerja bangunan pada tahap operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor Pendorong dan Penghambat Implementasi Green Construction di Indonesia serta mengevaluasi Penerapan Green Construction pada Tahapan Manajemen Proyek mulai dari Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengendalian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui literature review yang berasal dari jurnal nasional dan jurnal internasional yang dipublikasi pada tahun 2021-2025. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi green construction dalam manajemen proyek di Indonesia dipengaruhi oleh kombinasi faktor pendorong dan penghambat yang muncul pada setiap tahapan proyek. Digitalisasi, terbukti menjadi pendorong kuat melalui pemanfaatan teknologi seperti BIM, sensor efisiensi energi, dan sistem manajemen material yang mampu meningkatkan akurasi perencanaan, menekan konsumsi sumber daya, serta meminimalkan limbah. Dapat disimpulkan bahwa penguatan kapasitas SDM, standardisasi praktik berkelanjutan, dan integrasi teknologi digital menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi konstruksi hijau di Indonesia