Qurun, Khoirotu Alkahfi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Karakter Perspektif Hidajat Nataatmadja : Dari Potensi Ke Aktualisasi Qurun, Khoirotu Alkahfi
BINA' AL-UMMAH Vol 15 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/bu.v15i1.6198

Abstract

This article discusses the concept of developing humen character in Islamic perspective which reconstructed by an Indonesian scientist and intellectual, Hidayat Nataatmaja. As it is understood that character plays a very important role in forming one's attitudes and behavior, both as individuals,as a member of community and as a citizen of a nation as well, in order to achieve life goals that is in accordance with the right guidance (Islam). Character development becomes urgent, dealing with development of attitudes and behaviors that are contrary to both religious and cultural values (norms). Character development in Islamic perspective should be based on the value of monotheism (tauhid), based on Qur'an and Hadith texts and as they are in  thoughts of Islamic scholars and scientists, such as Hidajat Nataatmadja. The reconstruction of character formation aimed as an effort to prepare people, especially young muslim scientist who always have commitment to Islam as a true guidance.
Filosofi Budaya Muakhi Perspektif Fauzie Nurdin Qurun, Khoirotu Alkahfi; Dudha, Laskar PS Rari
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijitp.v2i2.6998

Abstract

Setiap daerah pasti mempunyai tradisi budaya yang khas sebagai jejak peninggalan peradaban, begitu pula dengan masyarat adat lampung. pada masyarakat adat lampung ada satu budaya yang sangat baik, yakni disebut dengan istilah “muakhi”. Mirisnya, budaya yang arif ini sudah jarang terdengar dikalangan melinial dewasa ini, terlebih lagi menerapkannya dalam bermasyarakat. Artikel ini akan membahas bagaimana nilai filosofis budaya “muakhi” menurut Fauzei Nurdin sebagai putra daerah dan juga sebagai guru besar pada bidang keilmuan filsafat. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif analisis. Budaya “muakhi” terinternalisasikan menjadi bagian vital dari budaya lokal masyarakat Lampung dan memiliki kesesuaian dengan nilai-nilai Islam. konsep budaya muakhi memiliki beberapa unsur nilai diantaranya: Nilai Keimanan (spiritual), nilai etika dan nilai sosial. Berangkat dari ketiga hirarki inilah bahwasanya konsep “Muakhi” sangatlah penting diterapkan dan juga dilestarikan dalam kehidupan sosial, terutama dilingkungan masyarakat Lampung.