Optimasi database dan kode terbukti menurunkan error hingga 0% serta meningkatkan throughput dan waktu respon aplikasi Potio meskipun beban pengguna tinggi. Potio merupakan aplikasi pengingat konsumsi obat bagi penderita penyakit kronis. Pengujian kinerja dilakukan menggunakan uji beban (load testing) dengan Apache JMeter pada enam titik layanan utama (endpoint) dengan skenario 50, 100, dan 150 pengguna serentak. Hasil awal menunjukkan penurunan performa pada 150 pengguna, ditandai dengan meningkatnya waktu respon, turunnya throughput, dan munculnya error. Dua eksperimen dilakukan, yaitu peningkatan kecepatan jaringan internet serta optimasi database dan kode. Hasil menunjukkan bahwa meskipun peningkatan jaringan memberi dampak positif, optimasi database dan kode lebih konsisten memperbaiki performa, terbukti dari penurunan error hingga 0%. Kesimpulannya, perbaikan sisi sistem lebih efektif dibanding hanya mengandalkan peningkatan jaringan.