Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Himawan, Angelia Rachel; Yusianto, Yusi
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v7i1.32961

Abstract

Kepuasan kerja merupakan komponen penting yang menjadi bagian dalam sebuah perusahaan yang dapat berdampak pada peningkatan produktivitas, kinerja dan perkembangan perusahaan sehingga perusahaan perlu mengetahui kepuasan kerja karyawannya. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawannya. Dari faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan motivasi karyawan terhadap kepuasan kerja karyawan. Jumlah sampel dalam penelitian ini 67 orang dan dilakukan di Swiss-Belhotel Airport Jakarta. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa budaya organisasi dan motivasi karyawan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Melalui kedua variabel independen yang digunakan, variabel budaya organisasi yang paling besar pengaruhnya pada kepuasan kerja karyawan. Job satisfaction is an important component that is part of a company which can have an impact on increasing productivity, performance and company development so companies need to know the job satisfaction of their employees. Therefore, companies need to take various ways to increase employee job satisfaction. Of the factors that influence employee job satisfaction, this research is aimed at determining the influence of organizational culture and employee motivation on employee job satisfaction. The number of samples in this research was 67 people and was conducted at Swiss-Belhotel Airport Jakarta. The data obtained was analyzed using techniques Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). The research results show that organizational culture and employee motivation have a positive and significant influence on job satisfaction.Through the two independent variables used, the organizational culture variable has the greatest influence on employee job satisfaction.
Pengaruh Kompensasi, Stres, dan Budaya terhadap Kepuasan Kerja dengan Motivasi sebagai Mediasi Stefanus, Wiliem; Yusianto, Yusi
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v7i3.34714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, stres kerja, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja, dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM), dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dari 88 pekerja di Perusahaan XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari tiga variabel independent, hanya kompensasi dan stress kerja yang memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja. Kompensasi memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan dan stres kerja berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja karyawan. Dari kedua variabel independen tersebut, pengaruh variabel kompensasi lebih dominan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, motivasi kerja berperan sebagai mediator yang menghubungkan antara ketiga variabel independent dan kepuasan kerja. Penelitian ini menyarankan Perusahaan untuk memperbaiki strategi kompensasinya untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawannya. This study aims to analyze the effect of compensation, job stress, and organizational culture on job satisfaction, with work motivation as a mediating variable. This study uses the Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method, with data collected through questionnaires from 88 workers at XYZ Company. The results showed that, of the three independent variables, only compensation and job stress have an influence on job satisfaction. Compensation has a positive influence on employee job satisfaction and job stress has a negative effect on employee job satisfaction. Of the two independent variables, the influence of the compensation variable is more dominant on job satisfaction. In addition, work motivation acts as a mediator that connects the three independent variables and job satisfaction. This research suggests that the company should improve its compensation strategy to increase employee job satisfaction.
DEVELOPMENT OF PROPERTY AND REAL ESTATE COMPANIES: Z-SCORE METHOD APPROACH Yuniarwati , Yuniarwati; Yusianto, Yusi
International Journal of Application on Economics and Business Vol. 1 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Graduate Program of Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ijaeb.v1i2.618-626

Abstract

This research aims to evaluate the development of public companies in the property and real estate sector from 2017 to 2020. The method used to assess such development is the Z-score model. The Z-score model classifies the company into three conditions: safe, gray, and distress. The study showed that of the 40 companies studied, most companies, above 72.5%, fall into the safe category. Companies that fall into the gray area category are second, and companies in the distress category are third. From 2017 to 2020, companies that fall into the safe category tend to decline. On the other hand, companies that fall into distress tend to increase.
Pengaruh Kompensasi, Motivasi Kerja, Dan Lingkungan Terhadap Kepuasan Kerja Sanny, Mutiara; Yusianto, Yusi
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i1.36907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kepuasan kerja karyawan dan meneliti pengaruh kompensasi, motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Jumlah sampel penelitian ini adalah 60, yang diambil dengan menggunakan puposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis partial least square- structural equation modeling (PLS-SEM). Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan kerja karyawan adalah relatif tinggi. Dari tiga variabel independen yang teliti, variabel kompensasi dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja; sedangkan, variabel lingkungan kerja tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja. Dari dua variabel independen yang mempengaruhi kepuasan kerja, variabel kompensasi merupakan variabel yang lebih dominan. Oleh karenanya, penelitian ini menyarankan agar perusahaan mengevaluasi kembali startegi kompensasinya agar dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawannya. This study aims to assess employee job satisfaction and examine the influence of compensation, work motivation, and work environment on employee job satisfaction. The sample size for this study is 60, selected using purposive sampling. The research employs Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) for data analysis. The findings indicate that the level of employee job satisfaction is relatively high. Among the three independent variables studied, compensation and work motivation have a positive effect on job satisfaction, while the work environment variable does not significantly impact job satisfaction. Among the two independent variables that influence job satisfaction, compensation is the most dominant factor. Therefore, this study recommends that the company reevaluate its compensation strategy to further enhance employee job satisfaction.
Pelatihan Membatik Berbasis Pendekatan Inklusif sebagai Upaya Pemberdayaan dan Pengembangan Kreativitas bagi Penyandang Disabilitas Soelaiman, Lydiawati; Suparman, Meiske Yunithree; Yusianto, Yusi
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdiekbis.v6i1.11986

Abstract

Pelatihan membatik berbasis pendekatan inklusif dilaksanakan untuk memberdayakan penyandang disabilitas melalui peningkatan keterampilan seni, kepercayaan diri, serta partisipasi sosial. Kondisi kedifabelan tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi ruang gerak, karena setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan apabila didukung oleh lingkungan dan sumber daya yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan ini dirancang melalui empat tahap, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan mentor batik dan psikolog untuk memastikan proses kegiatan yang digunakan sensitif terhadap kebutuhan peserta, adaptif dengan tingkat kemampuan serta mendukung kenyamanan emosional. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari beragam disabiltas dan hasil evaluasi menunjukkan antusiasme dan kemampuan beradaptasi dari peserta dalam menyelesaikan karya batik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterampilan membatik peserta berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,14, sedangkan kepercayaan diri dan kemandirian peserta juga berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,46. Dari aspek partisipasi sosial, hampir seluruh peserta (95%) aktif merespons instruksi pendamping dan menunjukkan karya mereka kepada orang lain, 80% terlibat aktif selama kegiatan, dan 75% mampu melakukan interaksi dengan peserta lain. Metode pengajaran inklusif efektif meningkatkan pemahaman dan membantu peserta dengan hambatan sensorik. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan seni berbasis kearifan lokal dapat menjadi media efektif dalam mendorong inklusi sosial dan kemandirian penyandang disabilitas.