H. Anwar, H Anwar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERUBAHAN POLA PENDIDIKAN ANAK USIA SD PADA KELUARGA NELAYAN DI DESA BAKEALU KECAMATAN WAKORUMBA SELATAN KABUPATEN MUNA (1998-2016) Asrin, Asrin .; H. Anwar, H Anwar
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.897 KB) | DOI: 10.36709/jpps.v2i3.6194

Abstract

ABSTRAK Tujuan utama dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) Untuk mendeskripsikan pola pendidikan anak usia SD pada keluarga nelayan yang dilakukan oleh Ibu di Desa Bakealu Kecamatan Wakorumba Selataan Kabupaten Muna (2) Untuk mendeskripsikan pola pendidikan anak usia SD pada keluarga nelayan yang dilakukan oleh Ayah di Desa Bakealu Kecamatan Wakorumba Selataan Kabupaten Muna (3) Untuk mendeskripsikan penyebab perubahan pola pendidikan anak usia SD pada keluarga nelayan di Desa Bakealu Kecamatan Wakorumba Selataan Kabupaten Muna. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan awal bulan April di Desa Bakealu Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna. Metode penelitian terdiri atas 4 tahap yaitu: (1) Heuristik, yang terdiri dari a) penelitian kepustakaan b) studi dokumen, c) pengamatan, d) wawancara. (2) Data yang telah dikumpulkan dilakukan verifikasi yang terdiri dari dua tahap yakni: verifikasi data eksternal dan verifikasi data internal. (3) interpretasi yang dikemukakan oleh Kuntowijoyo yang terdiri dari analisis dan sintesis. (4) penulisan historiografi dikemukakan oleh Sjamsuddin yang terdiri atas: penjelasan (eksplanasi) dan penyajian (ekspose). Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Pola pendidikan anak usia SD yang dilakukan oleh ibu pada keluarga nelayan di Desa Bakealu Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna pada tahun 1998 yaitu: pola pendidikan yang bersifat otoriter dan pemanjaan. Pada tahun 2016 orang tua dalam hal ini ibu menerapkan pola pendidikan yang bersifat demokratis dimana orang tua di sini memberikan kesempatan kepada anak untuk mengemukakan pendapat anak. (2) Pola pendidikan anak usia SD yang dilakukan oleh ayah pada keluarga nelayan di Desa Bakealu Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna pada tahun 1998 adalah pola pendidikan yang bersifat otoriter dan kebebasan. Pada tahun 2016 orang tua dalam hal ini ayah menerapkan pola pendidikan yang bersifat demokratis pula dimana orang tua (ayah) dalam mendidik anaknya penuh dengan kedisiplinan dan pembiasaan-pembiasaan yang baik, serta dalam mendidik anaknya ia juga membuat aturan-aturan yang disepakati bersama. (3) faktor penyebab perubahan pola pendidikan anak pada keluarga nelayan di desa Bakealu yaitu (a) Faktor pendidikan orang tua. (b) Perubahan budaya (c) Lingkungan sosial. (d) Perkembangan teknologi.Kata Kunci: Perubahan, Pola, Pendidikan
TRADISI KATOBA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PADA MASYARAKAT DESA KONDONGIA KECAMATAN LOHIA KABUPATEN MUNA TAHUN 1960-2017 Agustina Heksa, Agustina Heksa; H. Anwar, H Anwar
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.834 KB) | DOI: 10.36709/jpps.v2i2.6201

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah: (1) Menjelaskan fungsi tradisi katoba sebagai media pendidikan karakter anak pada Masyarakat Muna; (2) Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tradisi katoba sebagai media pendidikan karakter anak pada Masyarakat Muna; (3) Mendeskripsikan nilai-nilai yang terdapat dalam tradisikatoba pada Masyarakat Muna; dan (4) Menjelaskan perubahan tradisi katoba sebagai media pendidikan karakter anak pada Masyarakat Muna tahun 1960-2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan tata kerja sebagai berikut: (1) Pengumpulan Data (Heuristik); (2) Kritik Sumber (verfikasi); dan (3) Historiografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Fungsi tradisi katoba sebagai media pendidikan karakter anak pada masyarakat Muna adalah katoba sebagai penyempurna ke-Islaman dan penyucian anak, katoba membentuk watak anak, dan untuk memberikan anak-anak nasehat-nasehat kehidupan; (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tradisi katoba sebagai media pendidikan karakter anak pada masyarakat Muna terdapat 2 faktor yaitu eksternal dan internal, (a) faktor eksternal yaitu: pengaruh kontak dengan kebudayaan lain, sistem pendidikan yang semakin maju, dan kemajuan teknologi; dan (b) faktor internal yaitu: berkurangnya jumlah penduduk, sikap masyarakat yang terbuka terhadap perubahan-perubahan kebudayaan, dan lingkungan sekitar; (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi katoba yaitu nilai religius, nilai kejujuran, nilai tanggung jawab, nilai peduli lingkungan, nilai kerja keras, dan nilai peduli sosial; dan (4) Perubahan katoba mulai terlihat pada tahun 1979 sampai dengan tahun 1997, perubahan yang terjadi hampir di semua aspek, terutama manfaat katoba itu sendiri sehingga terjadi perbedaan yang sangat besar antara 1960-1978 dan 1998-2017.Kata Kunci: Katoba, Media, Pendidikan Karakter