Novita Sari, Novita Sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEJARAH BENTENG ODO DI PULAU TOMIA KABUPATEN WAKATOBI Novita Sari, Novita Sari; Hadara, Drs Ali
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v2i3.6193

Abstract

ABSTRAK Inti pokok masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana latar belakang pembangunan Benteng Odo? (2) Bagaimana struktur fisik Benteng Odo? (3) Apa Saja peninggalan sejarah yang ada dalam Benteng Odo? (4) Bagaimana hubungan Benteng Odo dengan benteng lain? (5) Bagaimana fungsi Benteng Odo? Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari, (1) Heuristik, yang dilakukan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan teknik pengamatan, wawancara, dan studi dokumen, (2) Kritik Sumber yang, dilakukan dengan menggunakan kritik eksternal dan internal, (3) Historiografi, dilakukan secara sistematis melalui tahap interpretasi, eksplanasi dan ekspose. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang pembangunan benteng Odo yaitu munculnya gangguan keamanan dari bajak laut yang biasa masyarakat Tomia menyebutnya sanggila. (2) Benteng Odo memiliki struktur fisik dengan berdinding batu gunung. Namun dataran benteng tidak rata sehingga ketinggian susunan batunya berbeda-beda. Susunan batu tertingginya 2 meter dan lebarnya 1 meter sedangkan susunan batu terendah berada pada ketinggian 1,51 meter, dan lebarnya 1 meter sedangkan luas benteng sekitar 300 x 200 meter persegi. (3) Didalam benteng Odo terdapat beberapa peninggalan bersejarah yang memiliki makna dan tujuan tersendiri bagi masyarakat Tomia antara lain bagunan fisik benteng Odo, koburu (kuburan), galampa. (4) Hubungan dengan bentengbenteng di sekitarnya yaitu mereka saling bekerja sama dan membantu dalam melakukan pekerjaan, tidak merugikan salah satu pihak, baik dalam hal peperangan atau pemerintahan, serta saling berinteraksi antara satu dengan yang lain dalam berbagai macam kegiatan. (5) Pembangunan Benteng Odo mempunyai fungsi yaitu sebagai perlindungan, keamanan, dan tempat untuk mengintai musuh yang merupakan pusat pertahanan untuk menyerang musuh karena letaknya sangat strategis diantara posisi jalur transportasi dan komunikasi, selain itu dijadikan tempat pemukiman yang tergolong aman dibandingkan bila berada dalam lingkungan pemukiman biasa yakni sebagai tempat pertahanan dan perlindungan orang- orang pribumi khususnya yang berada dalam lokasi Benteng Odo dalam menghadapi bajak laut sanggila serta sebagai bukti peradaban masyarakat rumpun Tongano yang dipimpin oleh Sipanyong dan istrinya Pada Timu.Kata Kunci: Sejarah, Benteng, Odo