Kristiana, Pestaria Happy
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN TEOLOGIS TENTANG PRINSIP MEMBERI MENURUT 1 RAJA-RAJA 17:7-24 Monei, Meliakim; Kristiana, Pestaria Happy
Sesawi Vol 5, No 1 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v5i1.228

Abstract

This research talks about the principle of giving in theological studies based on the book of 1 Kings 17:7-24. Giving offerings to God is a sign of gratitude for all the blessings that God has given. Likewise, giving to fellow humans is a form of social concern and generosity that believers have. Don't give because you have more, but because you have compassion so you want to share with others. Data collection techniques were carried out by means of interviews, observation and examination of documents to the extent that could be obtained during the research. The purpose of this research is to explain to members of the East Nabire Classis Pentecostal Church in Papua (GPDP) congregation. As a result of this research, it was found based on 1 Kings 17:7-24 that the principles of giving are as follows; Giving to share, Motivation in giving, Giving from lack, Giving sincerely and honestly, Having generosity, Giving with faith. The conclusion of the research is that giving is evidence of obedience and belief in God's word.
PRINSIP MENGAJAR BERBASIS KEBUTUHAN PESERTA DIDIK BERDASARKAN KITAB INJIL Kristiana, Pestaria Happy; Wona, Yolanda Theresia
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i1.73

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk memberikan paparan kepada pendidik tentang prinsip mengajar berbasis kebutuhan berdasarkan kitab Injil. Diharapkan dengan melakukan prinsip-prinsip tersebut proses pembelajaran PAK dapat menyentuh kebutuhan dari peserta didik. Penelitian ini penting, mengingat tujuan dari proses pembelajaran PAK adalah perubahan hidup. Namun demikian tujuan tersebut belum dapat tercapai dengan maksimal. Hal ini dikarenakan pribadi dari pendidik yang belum memahami tentang prinsip mengajar yang menyentuh kebutuhan peserta didik. Untuk menemukan prinsip mengajar ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi literatur dan eksposisi dari Kitab Injil tentang prinsip mengajar yang dilakukan Yesus. Ada tiga prinsip mengajar yang dapat menyentuh kebutuhan dari peserta didiknya yaitu prinsip mengajar dengan keteladanan, prinsip mengajar dengan pemuridan dan prinsip mengajar dengan perjumpaan langsung.
Gaya Mengajar Interaksional Yesus Sebagai Pola Dalam Menyampaikan Firman Tuhan Di Sekolah Minggu Samosir, Lidya Octavia; Kristiana, Pestaria Happy
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.77

Abstract

This research is aimed at providing exposure to educators, in this case Sunday school teachers, about Jesus' interactional teaching style. It is hoped that by understanding Jesus' interactional teaching style, Sunday school teachers can be more effective in conveying the truth of God's Word. This research is important, considering that the aim of conveying God's Word is life change. However, this goal has not been achieved optimally. This is because individual educators do not understand teaching styles that can make the learning process in Sunday school more interesting and effective. To find this teaching style, researchers used qualitative research methods with literature studies and expositions from the Gospels about Jesus' teaching style. There are 5 principles of Jesus' interactional teaching style, namely: Dialogue, two-way delivery, situational problems, dominant role of students and teachers as facilitators.
POLA PENGAJARAN DOKTRIN YANG EFEKTIF BAGI JEMAAT MASA KINI Kristiana, Pestaria Happy
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i2.45

Abstract

Pokok bahasan kali ini adalah “Pola Pengajaran Doktrinyang Efektif bagi Jemaat Masa kini.” Pola pengajaran yangdimaksud adalah bagaimana seorang pendidik di dalam gerejasanggup menciptakan proses belajar mengajar yang efektif bagijemaat. Pokok bahasan ini menjadi penting dikarenakan, prosesbelajar mengajar di dalam gereja cenderung mengalami stagnasiatau sesuatu yang tidak menarik. Untuk itulah diperlukan suatustrategi atau pola yang tepat agar proses belajar mengajar dapatberjalan dengan baik.Penentuan suatu pola pengajaran doktrin yang efektifmemerlukan pemahaman yang tepat tentang bagaimana pesertadidik belajar. Karena untuk dapat membentuk pola pengajaran yangefektif perlu memahami bagaimana orang dewasa belajar sertameramunya dalam bentuk sebuah proses belajar yang efektif. Daripembahasan tersebut didapatkan bahwa untuk menentukan polamengajar efektif tentang doktrin bagi orang dewasa adalah:pengajar memahami secara akurat tentang kebutuhan peserta didik.Pengajar harus mampu menemukan barbagai kebenaran yangsangat dibutuhkan oleh peserta didik. Mengenal Alkitab sebagaisebuah kebutuhan nyata haruslah menjadi penekanan pada polapembelajaran efektif. Akhirnya, orang dewasa membutuhkan ruanguntuk berbagi pengalaman bukan untuk dipenuhi dengan berbagaiilmu pengetahuan. Oleh karena itu, pengajar harus bisamenjembatani antara pengetahuan dan pengalaman dalam prosesbelajar dan mengajar yang berlangsung.