Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BAURAN PEMASARAN MADU CAPALAU KARANGASEM PADA KELOMPOK TANI HUTAN CAPALAU DI DESA ABANG KABUPATEN KARANGASEM Juniani, Ni Kadek Putu
dwijenAGRO Vol 7 No 2 (2017): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.868 KB) | DOI: 10.46650/dwijenagro.7.2.559.%p

Abstract

Madu adalah salah satu produk perlebahan yang telah dikenal oleh masyarakat luas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sebagai suplemen makanan dan obat, madu mengandung berbagai jenis komponen yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu  untuk mengetahui bauran pemasaran madu dan kendala â?? kendala yang dihadapi oleh Kelompok Tani Hutan Capalau di dalam bauran pemasaran madu. Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Tani Hutan Capalau. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh anggota Kelompok Tani Hutan Capalau sebanyak 28 orang dengan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 11 orang. Pemilihan sampel pada penelitian ini ditentukan secara sengaja (purposive sampling) didasarkan atas kemampuan dari anggota Kelompok Tani Hutan Capalau untuk mengetahui proses bauran pemasaran Madu Capalau Karangasem. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dipasarkan oleh Kelompok Tani Hutan Capalau adalah madu dari lebah madu jenis Apis Cerana, Apis Dorsata (Lebah Hutan) dan Apis Trigona (Klanceng) dengan berbagai varian rasa serta ukuran produk yang berkisar antara 90 ml sampai dengan ukuran 600 ml. Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung dari ukuran kemasan produk yang berkisar antara Rp 35.000,- sampai dengan Rp 200.000,-. Pemasaran madu dilakukan secara langsung maupun dengan sistem titip pada toko â?? toko maupun warung â?? warung. Promosi yang sudah dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan Capalau yaitu dengan pemasangan banner, brosur dan kartu nama pada warung atau toko yang dititipi dan mengikuti pameran â?? pameran yang diselenggarakan di dalam maupun luar daerah. Kendala â?? kendala yang dihadapi oleh Kelompok Tani Hutan Capalau yaitu stup â?? stup atau glodog lebah madu banyak yang diserang predator, lebah madu mengalami mati masal, kemasan dan label produk yang kurang menarik, ijin yang didapat masih terbatas, banyak toko yang menolak untuk dititipi produk serta promosi yang belum optimal. Dari kendala â?? kendala yang dihadapi oleh Kelompok Tani Hutan Capalau maka dapat disarankan berbagai hal yaitu perlu adanya perbaikan baik dari segi budidaya lebah madu serta perbaikan dari aspek bauran pemasaran yang meliputi perbaikan produk, harga, saluran distribusi serta promosi.Kata kunci : Bauran Pemasaran, Madu Capalau Karangasem, Kelompok Tani Hutan.