Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STANDARISASI KELENGKAPAN SARANA PRASARANA PADA OBJEK WISATA GUCI RIVER TUBING KABUPATEN TEGAL Nuraeni, Windi; Permana, Dhias Fajar Widia; Irawan, Fajar Awang; Syamsudin, Fajar
Plyometric: Jurnal Sains dan Pendidikan Keolahragaan Vol 4 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/ply.v4i2.5893

Abstract

Mengacu pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Standar Usaha Wisata Arung Jeram  dan mengacu pada  R.G Soekadijo dalam mengenai Standarisasi fasilitas objek wisata dapat terpenuhi melalui 3 perspektif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui standarisasi kelengkapan dari sarana dan prasarana yang dimiliki oleh obyek wisata Guci River tubing Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di obyek wisata Guci River tubing, yang berlokasi di Kawasan obyek wisata Guci Kabupaten Tegal. Sasaran penelitian ini yaitu pengelola dan pemandu, wisatawan dari obyek wisata guci river tubing. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa, kelengkapan sarana prasarana di obyek wisata guci river tubing masih belum lengkap lengkap, 9 dari 17 komponen Standar usaha Wisata Arung Jeram, guci river tubing sudah terpenuhi., dengan kondisi sarana prasarana di guci river tubing sudah baik namun ada beberapa yg perlu diperbaiki seperti perbaikan pada MCK dan gudang yang terlalu kecil, area base camp yang perlu adanya pembaruan warna pada bangunan base camp. Kesimpulan dari penelitian ini standarisasi kelengkapan sarana prasarana pada objek wisata guci river tubing secara umum sudah cukup lengkap dan berstandar dengan catatan perlu penambahan dan perbaikan pada sarana prasarana.
Optimalisasi Peran Pelatih dan Orangtua dalam Periode Peak Height Velocity dan Perkembangan Fisiologis Atlet Syamsudin, Fajar; Natalia Desy Putriningtyas; Bogy Febriatmoko; M. Bakhtiar Subardi; Fathurrahman Prasetyo; Safina Azzahra; Maylvie; Haqiqi Salman
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10489

Abstract

Untuk memaksimalkan PHV (peak height velocity) atlet seharusnya memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi, dapat istirahat tidur dengan cukup, serta melakukan aktifitas fisik yang cukup. Namun yang terjadi dilapangan kerap ditemui atlet dalam masa PHV menurunkan berat badan demi bertanding, latihan hingga larut malam hingga kelelahan berlebih. Tujuan kegiatan pengabdian kepada msyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi pengetahuan dan pemahaman mengenai PHV. Pengabdian ini dilaksanaakan di Sukoharjo, diikuti oleh 40 pelatih dan 10 orangtua siswa yang ada disukoharjo. Metode yang digunakan dalam kegitan ini adalah seminar edukasi, diberikan materi baik secara lisan dan tertulis dengan diskusi dua arah. Materi berkenaan dengan faktor yang mempengaruhi PHV, bagaimana memaksimalkan peran pelatih dan orangtua agar dapat bersinergi untuk prestasi maksimal atlet, dengan memahami kecukupan gizi anak, pola hidup sehat dengan tidur yang cukup, dan progam latihan yang sesuai dengan periode PHV. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa setiap pelatih dan orangtua sudah siap dalam bekerjasama untuk memaksimalkan periode PHV pada atlet.
Acute Response Heartbeat of Single Artistic Athletes IPSI Sukoharjo during Championship Simulation Syamsudin, Fajar; Amrulloh, Aziz; Indardi, Nanang
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 15, No 3 (2023): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v15i3.51324

Abstract

Research on the sport of pencak silat regarding heartbeat is rarely studied, heartbeat is a precursor to the intensity of an athlete's training, a benchmark for the readiness of an athlete's performance. This study aims to understand the response of the heart when carrying out a match simulation performance in a single artistic category pencak silat athletes. The subject used was a single artistic athlete from IPSI Sukoharjo who advanced to the PORPROV Central Java Championship (Central Java Provincial Sports Week), a heart rate monitor was used to find out how his heartbeat responded during appearances. The results of this study, the first second to start the simulation moves, namely 142bpm (74% max. of heartbeat), then in the first 10 seconds it is 155bpm (77% max. of heartbeat), the first 20 seconds is 168bpm (84% max. of heartbeat), then increasing slowly and steadily 180-185bpm (90-92% max. of heartbeat) in the 01.50 to 03.00 minutes. This study concludes that the heart rate will always be in rhythm with the intensity of the movements carried out by the athlete, the more maximal the movements carried out, the higher the heart rate, up to the maximum limit of his ability.