Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Ketidakjelasan Peran dan Konflik Peran terhadap Kinerja Auditor dengan Kecerdasan Emosional sebagai Variabel Moderasi: Studi Empiris Kantor Inspektorat Kota Pontianak Itin Sumarni; Muhammad Fahmi; Rusliyawati Rusliyawati
Jurnal Simki Economic Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v7i2.792

Abstract

This research was conducted to prove the influence of role ambiguity and role conflict variables on auditor performance with emotional intelligence as a moderating variable. The samples taken were 35 Pontianak City Inspectorate auditors. Sampling using a questionnaire is distributed directly with a hard file. The data analysis used is multiple linear regression analysis with SPSS version 26 software. This research proves that the role ambiguity variable has no effect on auditor performance. The role conflict variable has a negative and significant effect on auditor performance. The emotional intelligence variable does not moderate the role ambiguity and role conflict variables on auditor performance.
Pengaruh Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Aktivitas terhadap Tingkat Reinvestasi Laba Perusahaan Batubara Pasca UU Minerba (2020-2023) Hervi Irfan Rafly; Muhammad Fahmi; Rusliyawati Rusliyawati
Jurnal Akuntansi, Manajemen, dan Perencanaan Kebijakan Vol. 3 No. 4 (2026): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jampk.v3i4.1203

Abstract

Berfokus pada lingkungan regulasi yang ditetapkan oleh Undang-Undang Minerba No. 3 Tahun 2020, penelitian ini mengevaluasi dampak Quick Ratio (QR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap tingkat reinvestasi laba (profit reinvestment rate) pada perusahaan batu bara yang terdaftar di BEI antara tahun 2020 dan 2023. Penulis menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif dengan menjalankan analisis regresi linear berganda pada data keuangan sekunder yang dikumpulkan melalui metode purposive sampling. Model regresi telah memenuhi semua uji asumsi klasik, termasuk normalitas, homoskedastisitas, dan independensi, serta bebas dari masalah multikolinearitas. Analisis mengungkapkan bahwa baik diuji secara parsial (individu) maupun simultan (bersama-sama), Quick Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat reinvestasi laba. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa model ini memiliki daya penjelas yang relatif rendah, mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar model memainkan peran yang lebih dominan dalam memengaruhi keputusan reinvestasi laba. Temuan ini menyiratkan bahwa keputusan reinvestasi laba pada perusahaan subsektor batu bara setelah diberlakukannya UU Minerba tidak hanya ditentukan oleh kondisi likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal seperti kondisi pasar, harga komoditas, dan kebijakan manajerial.
ANALISIS TREN PERUBAHAN STRUKTUR MODAL PT AIRASIA INDONESIA TBK PERIODE 2019 - 2023 Frederick Rafael Tambunan; Tiya Nurfauziah; Rusliyawati Rusliyawati
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v4i3.4646

Abstract

This study aims to analyze the trend of changes in the capital structure of PT. Airasia Indonesia during the period 2019–2023 with the indicators Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), and Long Term Debt to Equity Ratio (LTDER). This study was analyzed by calculating annual growth (YoY Growth) using capital structure calculation indicators including DER, DAR, and LTDER to see the pattern of changes from year to year. After that, the calculation results will be interpreted to identify tendencies in the company's capital structure, whether it relies more on debt or equity funding. The calculation results will also be linked to the Pecking Order theory to provide in-depth interpretation and analysis of PT Airasia Indonesia's funding policy. The research findings state that the capital structure of PT Airasia Indonesia for the period 2019–2023 shows an unhealthy trend, with long-term implications such as termination of contracts with business partners, and loss of access to new financing from investors or financial institutions. This study also found that PT Airasia Indonesia is inconsistent with the Pecking Order theory because the company relies more on debt funding than internal funding. The inconsistency with this theory is due to excessive dependence on debt funding sources and shows the inefficiency of financial management in utilizing equity.
Analisis Financial Distress dengan Model Z-Score, S-Score, dan X-Score A’inun Hayat; Elok Heniwati; Rusliyawati Rusliyawati
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v4i4.5600

Abstract

This research aims examine the potential for financial distress among issuers in the technology subsector—hardware & equipment—listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period, using three classical prediction models: Altman Z-Score, Springate S-Score, and Zmijewski X-Score. This research adopts a quantitative descriptive approach with secondary data obtained from annual and quarterly financial statements, whose validity is ensured through official IDX sources and independent audits. The data were analyzed using descriptive statistics and the Kruskal–Wallis test to examine differences in classification results across models. The sample consists of seven companies with a total of 35 observations.The findings indicate that the Altman Z-Score detected one company (14.29%) in a financial distress condition and two companies (28.57%) in the grey area, while the Springate S-Score and Zmijewski X-Score classified all companies as financially healthy. The Kruskal–Wallis test produced an Asymp. Sig value < 0.05, confirming a statistically significant difference between the three models. These results suggest that the Altman model is more sensitive to fluctuations in leverage and working capital ratios, while the Springate and Zmijewski models tend to be more conservative and may under-detect early signals of financial distress.
Pengaruh Perencanaan Pajak dan Penerapan Good Coorporate Governance terhadap Nilai Perusahaan Zul Fahnur Zakaria; Rusliyawati Rusliyawati; Rudi Kurniawan
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v4i4.5679

Abstract

The present inquiry investigates the extent to which tax planning and the practice of good corporate governance (GCG) exert an effect on firm value among consumer goods manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2017 and 2024. Tax planning is operationalized through the Effective Tax Rate (ETR) and Book Tax Difference (BTD), whereas GCG is captured through managerial ownership, institutional ownership, and independent commissioners. Firm value is determined using Tobin’s Q ratio as the evaluative benchmarkThe study applies a quantitative approach with multiple linear regression analysis. From an initial 96 observations, 8 were identified as outliers, resulting in a final sample of 88 data points. The results reveal that BTD and the presence of independent commissioners have a significant positive effect on firm value. Conversely, ETR shows a significant negative effect. Managerial and institutional ownership do not significantly influence firm value. These findings suggest that efficient tax planning and robust governance structures—particularly through independent oversight—play a crucial role in enhancing firm value. The study offers practical implications for corporate management and investors in formulating effective tax and governance strategies.
MODERASI LIKUIDITAS DALAM HUBUNGAN ANTARA TAX PLANNING DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Aurelia Anaya Putri; Rusliyawati Rusliyawati; Angga Permadi Karpriana
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/skfhdj55

Abstract

Penelitian ini menyelidiki bagaimana strategi pajak dan utang memengaruhi nilai perusahaan, di samping pengaruh likuiditas sebagai faktor moderasi dalam dinamika ini. Analisis ini menargetkan perusahan-perusahaan di industri properti dan real estate yang di perdagangkan secara publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun 2021 hingga 2023. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, menggunakan Analisis Regresi Termoderasi (MRA) dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan. Temuan ini mengungkapkan strategi pajak dapat berdampak buruk pada nilai perusahaan secara signifikan, sedangkan leverage tidak dapat menunjukkan dampak yang nyata. Dalam hal moderasi, likuiditas gagal menunjukkan efek moderasi pada hubungan antara tax planning dan nilai perusahaan, namun terbukti dapat memoderasi secara negatif bagaimana leverage memengaruhi nilai perusahaan. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan likuiditas substansial dapat mengalami dilusi dampak positif leverage dalam meningkatkan nilai perusahaan. Studi ini menekankan pentingnya pertimbangan yang cermat ketika menerapkan strategi pajak dan memanfaatkan utang, dengan mempertimbangkan status likuiditas perusahaan.
ANTARA DATA DAN FISIK: MENELUSURI MISTERI PERSEDIAAN YANG MENGHILANG DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Wishen Richnady; Nella Yantiana; Rusliyawati Rusliyawati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/yh807r48

Abstract

Perkembangan sistem informasi akuntansi dapat dirasakan manfaatnya terutama pada perusahaan ritel dalam mengelola persediaan. Namun penggunaan sistem informasi akuntansi masih membuat perusahaan mengalami kehilangan persediaan, sehingga hal ini menimbulkan selisih persediaan antara data dan fisik, seperti kasus yang terjadi pada CV Cindayu. CV Cindayu merupakan perusahaan ritel yang menjual berbagai barang kebutuhan masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu faktor apa saja penyebab hilangnya persediaan dan seberapa penting peran sosial dalam menggunakan sistem informasi akuntansi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam bersama karyawan CV Cindayu untuk memperoleh data primer secara langsung. Peneliti juga melakukan observasi secara langsung pada CV Cindayu untuk mengetahui bagaimana prosedur dan pengendalian internal terhadap pengelolaan persediaan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem informasi akuntansi yang digunakan pada CV Cindayu sudah baik, namun yang menyebabkan hilangnya persediaan adalah kurangnya pengendalian internal dan peran sosial yang bekerja.
ANALISIS EFEKTIVITAS, EFISIENSI, DESENTRALISASI FISKAL DAN RASIO KETERGANTUNGAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN KUBU RAYA Nabila Alfanisa Dewi; Haryono Haryono; Rusliyawati Rusliyawati; Juanda Astarani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kn11vv60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya dengan menggunakan rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio desentralisasi fiskal, dan rasio ketergantungan keuangan daerah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tahun 2019–2023 yang diperoleh melalui studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio efektivitas memiliki nilai rata-rata sebesar 97,38%, yang termasuk dalam kategori cukup efektif. Selanjutnya, rasio efisiensi memiliki rata-rata sebesar 86,81%, yang tergolong efisien. Sementara itu, rasio desentralisasi fiskal menunjukkan nilai rata-rata sebesar 11,34%, yang termasuk dalam kategori rendah. Adapun rasio ketergantungan keuangan daerah memiliki rata-rata sebesar 82,5%, yang dikategorikan sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pengelolaan keuangan daerah telah berjalan secara efisien dan cukup efektif, tingkat kemandirian fiskal masih tergolong rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta optimalisasi potensi ekonomi lokal agar pemerintah daerah dapat memperkuat kemandirian fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
An Analysis Of Differences In Earnings Management Among Property Companies Listed On The Indonesia Stock Exchange Before And After The Adoption Of PSAK 72 (2018-2021) Muhammad Ridwan Nur Islami; Juanda Astarani; Rusliyawati Rusliyawati
Moneter: Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol. 14 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khladun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/moneter.v14i1.3105

Abstract

This study compares the level of accrual-based earnings management among property firms listed on the Indonesia Stock Exchange before and after the implementation of PSAK 72, covering 2018–2021. Using a comparative and associative quantitative approach, the study analyzes 26 property companies (104 financial statements) selected via purposive sampling. Earnings management is measured through discretionary accruals (DA) based on the Modified Jones Model, winsorized at the 1st and 99th percentiles to mitigate extreme values caused by the COVID-19 pandemic, and tested using the Wilcoxon Signed Rank Test and panel data regression. Results show no significant difference in DA before (mean = -0.00099) and after (mean = 0.00077) PSAK 72 implementation (W=130, p=0.258). Panel regression using the Random Effects model (selected via the Hausman Test) similarly indicates no significant effect of PSAK 72 on DA (β=0.0107, p=0.3414). Among control variables, only ROA significantly affects DA (β=0.2086, p=0.0056), though positively—contrary to the initial hypothesis—while Leverage, Firm Size, and Sales Growth show no significant effect. The model explains only 7.28% of DA variation (corr(y,ŷ)²=0.0728). These findings suggest that PSAK 72's impact on earnings management, if any, is likely masked by the severe economic shock of COVID-19, which coincided with the standard's implementation period.