This Author published in this journals
All Journal KomunikA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IKLAN OPPO F9 “VOOC Flash-Charge” DAN MINAT MEMBELI PRODUK: (Studi Korelasional Tentang Terpaan Iklan Oppo F9 “VOOC Flash-Charge” pada YouTube Ads Terhadap Minat Membeli Produk di Kalangan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara) Wijaya, Haris; Siahaan, Anastasya L D
Komunika Vol. 16 No. 2 (2020): Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi Pemasaran dan New Media
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.029 KB) | DOI: 10.32734/komunika.v16i2.4759

Abstract

Penelitian ini berjudul Iklan Oppo F9 “VOOC Flash-Charge” dan Minat Membeli Produk (Studi Korelasional Tentang Terpaan Iklan Oppo F9 “VOOC Flash-Charge” pada YouTube Ads Terhadap Minat Membeli Produk di Kalangan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh terpaan iklan Oppo F9 “VOOC Flash-Charge” terhadap minat beli pada kalangan mahasiswa Universitas Sumatera Utara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi massa, periklanan, AIDDA, minat beli, dan terpaan media. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebesar 12.413 orang dan dengan menggunakan rumus Taro Yamane diperoleh sampel sebanyak 99 orang. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan accidental sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis tabel tunggal, analisis tabel silang, dan uji hipotesis menggunakan rumus Spearman’s Rho Rank-Order Correlation dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil perhitungan tersebut, diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,490. Berdasarkan skala Guilford yang digunakan, koefisien tersebut menunjukkan korelasi yang cukup berarti. Maksudnya adalah terdapat hubungan yang cukup berarti antara terpaan iklan Oppo F9 “VOOC Flash-Charge” pada YouTube Ads dan minat beli pada kalangan mahasiswa Universitas Sumatera Utara. Dengan demikian Ha diterima yaitu terdapat pengaruh terpaan iklan Oppo F9 “VOOC Flash-Charge” pada YouTube Ads terhadap minat membeli produk di kalangan mahasiswa Universitas Sumatera Utara sebesar 38.8% dan sisanya 61.2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI DEALJAVA SEBAGAI MEDIA PROMOSI PENJUALAN TERHADAP TINDAKAN BELI MAHASISWA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Wijaya, Haris; Wita, Ade Sari
Komunika Vol. 16 No. 1 (2020): Komunikasi dan New Media
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.76 KB) | DOI: 10.32734/komunika.v16i1.5373

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penggunaan Aplikasi Dealjava Sebagai Media Promosi Penjualan Terhadap Tindakan Beli Mahasiswa Universitas Sumatera Utara”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Dealjava sebagai media promosi penjualan terhadap tindakan beli Mahasiswa Universitas Sumatera Utara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi, komunikasi massa, media baru (new media), internet, dealjava, komunikasi pemasaran, promosi, tindakan beli, teori AIDDA, dan perilaku konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional yang bertujuan untuk mencari hubungan antara variabel yang satu dengan variabel lainnya. Populasi pada penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Sumatera Utara sebanyak 15.380 orang. Penentuan sampel digunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 99 orang. Teknik penarikan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan proportional stratified random sampling, purposive sampling dan accidental sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (field research). Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu analisis tabel tunggal, analisis tabel silang dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS Statistic versi 24. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan yaitu dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,606 dalam skala hubungan yang cukup berarti dengan persentase kekuatan pengaruh sebesar 37% dalam skala hubungan yang cukup berarti antara pengaruh penggunaan aplikasi Dealjava sebagai media promosi penjualan terhadap tindakan beli Mahasiswa Universitas Sumatera Utara.
KONSEP DIRI PEREMPUAN PECINTA FILM ANIME (Studi Deskriptif Kualitatif Konsep Diri Perempuan Pecinta Film Anime di Kota Medan): (Penelitian Deskriptif Kualitatif Self Disclosure Kalangan Homoseksual di Kota Medan) Nasution, M. Sholihul Amri; Wijaya, Haris
Komunika Vol. 14 No. 1 (2018): Komunikasi Antarpribadi
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.272 KB) | DOI: 10.32734/komunika.v14i1.6436

Abstract

Penelitian ini berjudul Konsep Diri Perempuan Pecinta Film Anime, sebuah studi kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui konsep diri perempuan yang menyukai film anime di Kota Medan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah psikologi komunikasi, konsep diri, keterbukaan diri dan teori interaksionalisme simbolik. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam yang melibatkan lima informan perempuan yang menyukai semua hal yang berhubungan dengan anime di Kota Medan sebagai subjek penelitian. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan kelima informan perempuan yang menyukai film anime memiliki konsep diri positif. Konsep diri positif sendiri ditandai dengan beberapa hal, dua diantaranya adalah merasa setara dengan orang lain dan menyadari bahwa setiap orang memiliki berbagai perasaan, keinginan dan perilaku yang tidak seluruhnya disetujui oleh masyarakat. Mereka menyadari bahwa keputusan mereka untuk menjalani aktivitas yang berhubungan dengan anime akan mendapatkan pandangan miring dari masyarakat karena masih banyak masyarakat yang belum tahu dengan budaya populer Jepang ini. Akan tetapi hal tersebut tidak membuat mereka merasa malu dengan hobi yang telah mereka tekuni ini.
The Intertwined Between Online Gambling and Online Loans (Qualitative Study of College Students in Medan City) Nurbani; Wijaya, Haris; Ananda, Sabilla Tri
Komunika Vol. 20 No. 02 (2024): Mass Communication, Marketing Communication and Interpersonal Communication.
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v20i02.18289

Abstract

Online loans are loans through online application or website with simple requirements. This could be a magnet for online gambler that have been singificanlty increased, especially in this research focus, among college students. This qualitative research aims to explain about the existence of online loans in generate temporary financial security for college students who plays online gambling in Medan City, as for online gambling, positively associated with online loans. Based on data that collected through interview and observation from several informants, it can be conluded that there are various online loans positions towards online gamblers. To begin with, online loans keeps online gamblers to play continuously since it provides sustainable financial resources. On the other hand, it also creates the anxiety among online gambler due to an inability to pay their online debts when the players defeated in online gambling and this situation leads to not only a financial stress among online gamblers, but also the addiction to play even more to gain a winning to pay their debts. This research also suggested that authorized party needs to emphasize a firm regulation about online gambling that can reduce the negative effect of both online gamblings and online loans that help to reduce the growth of negative association between online loans and online gamblings.