Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Balai Besar Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika Wilayah II Ciputat Di Tangerang Selatan Setiani, Putri
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 2 No 2 (2025): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Ciputat di Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh yaitu sebanyak 80 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 50,3% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (8,889 > 1,991). Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 40,3% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (7,250 > 1,991). Lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 8,979 + 0,464X1 + 0,307X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 56,5% sedangkan sisanya sebesar 43,5% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (50,002 > 2,720).
Penerapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Kerja P3K Di PT. Indra Pratama Wasuponda Kabupaten Luwu Timur Bahar, Sri Novianti; Setiani, Putri
Jurnal Ilmiah OHSE (Occupational Health Safety Environment) MEDIA Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah OHSE Media (Occupational Health Safety Environment)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pertolongan pertama adalah bagian dari pelayanan kesehatan tenaga kerja. Pertolongan pertama pada kecelakaan berguna untuk masyarakat umum, karyawan, tenaga kerja, dan semua individu sehubungan dengan keselamatan dan kesehatan kerja pada tingkat perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) berdasarkan Permenakertrans No. 15 Tahun 2008 di PT. Indra Pratama Wasuponda. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sub-elemen yang diteliti adalah Petugas P3K dan Fasilitas P3K. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan P3K di PT. Indra Pratama Wasuponda belum memenuhi syarat pada Permenakertrans No. 15 Tahun 2008, hasil menunjukkan petugas P3K belum memenuhi syarat pada pasal (3). Sedangkan pengadaan fasilitas ruang P3K ada yang sudah tersedia namun belum sesuai dengan aturan yang ditentukan dimana ruang P3K belum memenuhi syarat pada pasal 9 ayat (2), isi kotak P3K belum sesuai dengan pasal 10 bagian b, serta alat evakuasi dan transportasi belum memenuhi syarat Permenakertrans pasal 11. Disarankan bagi PT. Indra Pratama Wasuponda khusunya Petugas P3K dan Fasilitas P3K agar melengkapi yang belum memenuhi standar Permenakertrnas No. 15 Tahun 2008.
Sustainable Postharvest Preservation of Cherry Tomato Through Combined Ozone Pretreatment and Hypobaric Storage Maharani, Dewi Maya; Setiani, Putri; Paramartha, Kien Ratu; Hawa, La Choviya; Yulianingsih, Rini; Mastoto Ika, Nurbianto Puji; Saraswanto, Yossi Hendrawan
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 14 No. 2 (2026): August 2026
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Cherry tomato (Solanum lycopersicum L. var. cerasiforme) is a highly perishable horticultural commodity that requires proper postharvest handling to maintain quality and extend shelf life. This study evaluated the effects of ozone pretreatment (ozone gas and ozonated water) combined with hypobaric storage at pressures of 26, 64, and 101 kPa on the quality of cherry tomatoes during storage. Observed parameters included color change (?E), total soluble solids (TSS), moisture content, vitamin C and total fungal count. Color measurement was performed using a computer vision method based on the CIE L*, a*, b* color system, TSS was measured using a refractometer, moisture content using the oven method, and vitamin C using UV-Vis spectrophotometry. Two-way ANOVA showed that ozone pretreatment and hypobaric pressure had no significant effect on color change and moisture content (p>0.05). However, hypobaric pressure significantly affected TSS (p<0.05), with 26 kPa maintaining the highest TSS value (5.06 °Brix). Both ozone pretreatment and storage pressure had highly significant effects on vitamin C content (p<0.05). Ozone gas and ozonated water treatments retained higher vitamin C contents (43.99 and 42.13 mg/100 g, respectively) than the control (34.62 mg/100 g). Similarly, the highest vitamin C content was observed at 26 kPa (47.21 mg/100 g). Both treatment factors also significantly reduced fungal growth during storage (p<0.05). Tukey’s post hoc test showed that ozone gas pretreatment at 26 kPa resulted in the lowest total fungal colony count. The combination of ozone pretreatment and hypobaric storage 26 kPa has the potential to be an effective postharvest technology for maintaining nutritional quality and extending the shelf life of cherry tomatoes during storage.