Arum Setiowati
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI MELALUI TEKNIK PERMAINAN PADA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KELOMPOK Setiowati, Arum
Jurnal Penelitian Tindakan Bimbingan & Konseling Vol 2, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Bimbingan & Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan teknik permainan yang efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam mata kuliah bimbingan dan konseling kelompok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif desain penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian terbagi dalam 2 siklus, tiap siklus dilaksanakan melalui lima tahapan yakni: rencana tindakan (planning), pelaksanaan (action), observasi (observation), evaluasi (evalution), dan refleksi (reflection). Subyek penelitian adalah mahasiswa kelas A3 semester 5 tahun ajaran 2012/2013 program studi bimbingan dan konseling FKIP UPY yang berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis permainan yang dipilih untuk meningkatkan percaya diri mahaiswa yakni permainan yang menyediakan kesempatan secara luas kepada mahasiswa untuk mengeksplorasi diri agar mampu mempertunjukkan kualitas diri mereka dihadapan teman yang lainnya.
Sosialisasi Pelaksanaan Konseling Kelompok Pada Guru Bk SMA-Ma Kabupaten Bantul Drajat Edy Kurniawan; Arum Setiowati
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v1i1.94

Abstract

Tujuan dan target pengabdian ini untuk, 1) Meningkatnya pemahaman guru BK mengenai pelaksanaan layanan konseling kelompok, 2) Meningkatnya kemampuan guru BK dalam memberikan layanan konseling kelompok bagi siswa. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pelatihanPelaksanaan Konseling Kelompok Pada Guru BK SMA/MA Kabupaten Bantul. Pelatihan ini akan dilaksanakan sebanyak 2 kali. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Februari 2017. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui beberapa metode pelatihan, yaitu: 1) Metode Ceramah untuk memberikan penjelasan layanan konseling kelompok, 2) Metode Tanya Jawab untuk mengetahui sampai sejauh mana materi layanan konseling kelompoktelah dikuasai, merangsang berpikir dan mempraktekkancara melaksanakan layanan konseling kelompok. Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini,diharapkan kemampuan guru BK dalam memberikan layanan konseling kelompok dapat meningkat. Dengan meningkatnya kemampuan tersebut maka berimbas pada peningkatan kualitas  pemberian layanan pada guru Bimbingan dan Konseling.
STUDI DESKRIPTIF PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 3 GAMPING Lintang Liana Septiya Putri; Arum Setiowati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i01.4370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru Bimbingan dan Konseling dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan belajar siswa SMP Negeri 3 Gamping Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer yaitu guru bimbingan konseling dan data sekunder yaitu dokumen tertulis dengan siswa. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, metode observasi, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Miles Huberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, sedangkan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan temuan hasil penelitan yang telah dilakukan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa peran guru Bimbingan dan Konseling dalam menanamkan kedispilinan belajar siswa yaitu memberikan 4 layanan pokok, memberikan layanan preventif dan kuratif, bertanggung jawab tentang keseluruhan pelaksaan layanan konseling di sekolah, mengetahui pola gaya belajar siswa, memberikan peringatan terkait siswa yang membolos pelajaran, menghimbau siswa untuk menerapkan pembiasaan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan intrakurikuler, serta membuat rancangan program, pelaksanaan, evaluasi, dan berkolaborasi dengan guru mapel sedangkan faktor yang mempengaruhi kedisiplinan belajar siswa yaitu minat diri sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan, dan lingkungan sekolah.
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS X MAN 3 BANYUMAS Septyo Harun Susanto; Arum Setiowati
Journal of Counseling and Humanistic Studies Vol 1, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/jchs.v1i2.11290

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap peningkatan kemampuan interaksi sosial siswa kelas X di MAN 3 Banyumas tahun ajaran 2023/2024.  Metode penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental jenis one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri dari 31 siswa kelas X A yang menjadi kelompok pretest dan 31 siswa kelas X B yang menjadi kelompok posttest. Kelompok eksperimen menerima layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama selama 3 sesi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen skala Likert yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test untuk melihat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test secara keseluruhan dengan nilai Z = -2.981 dan nilai signifikan = 0.003 0.05. Nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen meningkat dibandingkan dengan nilai pre-test (Xˉpre=2.45X̄_{pre} = 2.45Xˉpre=2.45, Xˉpost=3.07X̄_{post} = 3.07Xˉpost=3.07), menunjukkan bahwa teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial siswa.