Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI Ismiyati, Tri
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 1 No. 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.42 KB)

Abstract

Penelitian tindakan ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar ekonomi peserta didik kelas XI IPS2 SMA N 1 Godean. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah menggunakan media video mampu meningkatkan aktivitas belajar dari skor rerata 70,7% pada siklus I menjadi 77,6% pada siklus II. Prestasi belajar ekonomi meningkat dari 70% mencapai KKM pada siklus I menjadi 83% pada siklus II. Dengan demikian, pembelajaran berbasis masalah menggunakan media video terbukti meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar ekonomi peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Godean.
Implementasi Student Led Conference Untuk Menguatkan Dimensi Kemandirian Pada Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Ismiyati, Tri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student Led Conference merupakan sebuah metode inovatif berupa konferensi atau pertemuan antara siswa, guru dan orang tua di mana siswa mengkomunikasikan hasil belajar, tujuan serta strateginya dalam belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas VB SD Negeri Nogopuro yang berjumlah 21 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model Miles, Huberman dan Saldana yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Student Led Conference dilaksanakan dalam lima tahapan yang masing-masing menguatkan karakter kemandirian dalam sub dimensi yang berbeda. Kelima tahapan ini berupa refleksi, menyiapkan portofolio, menyiapkan presentasi, menata ruangan dan, pelaksanaan Student led conference. Penerapan Student led conference di SD Negeri Nogopuro menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan berhasil menguatkan karakter kemandirian siswa untuk merefleksi diri, mengembangkan pengendalian dan disiplin diri, menjadi inufidu yang percaya diri, resilien, adaptif, inisiatif dan mandiri.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembuatan Media Pembelajaran Crossword Puzzle dan Canva melalui Workshop Ismiyati, Tri
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.705

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran semakin luas, salah satunya dimanfaatkan guru untuk pembuatan media pembelajaran. Berdasar hasil supervisi akademik Kepala sekolah diketahui bahwa kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi masih rendah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah melalui workshop dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan media Crossword Puzzle dan Canva serta untuk mengetahui bagaimana langkah pelaksanaan workshop untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan media Crossword Puzzle dan Canva. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah. Subyek penelitian ini adalah para guru SMA Negeri 1 Tempel yang berjumlah 24 orang. Obyek penelitian adalah kompetensi guru dalam pembuatan media Crossword Puzzle dan Canva. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus yang tiap siklus terdiri atas 2 pertemuan. Tiap pertemuan meliputi 4 tindakan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data melalui observasi, tes pemahaman materi, dan penilaian produk workshop. Simpulan hasil workshop telah terjadi peningkatan kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran sebanyak 79,17% pada siklus I dan 83,33% pada siklus II.