This Author published in this journals
All Journal Didaktikum
-, Kandacong
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR KRIYA KAYU MELALUI METODE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) -, Kandacong
Didaktikum Vol 20, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran kriya kayu masih sangat kurang. Siswa masih cenderung pasif dan kurang berani mengajukan pertanyaan jika ada materi yang belum jelas, kurang aktif dalam mengerjakan latihan soal sendiri. Akibat dari kurang optimalnya proses pembelajaran di kelas menyebabkan capaian hasil belajar siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kriya kayu melalui metode pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE). Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur penelitian ini adalah (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, (4) Refleksi. Hasil penelitian penggunaan metode belajar Student Facilitator and Explaining (SFE) ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini terbukti dengan meningkatnya persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 50%, pada siklus II sebesar 65% dan pada siklus III sebesar 100%. Manfaat penelitian ini bagi siswa dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan dalam belajar sehingga prestasi dalam pelajaran Kriya kayu meningkat, dapat membantu dan mempermudah para guru dalam menyampaikan materi pelajaran khususnya mata pelajaran Kriya kayu.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING PADA MATA PELAJARAN TEKNIK KERJA UKIR -, Kandacong
Didaktikum Vol 20, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan merupakan sebuah perbuatan atau tindakan yang dilakukan baik secara individu maupun kelompok dengan maksud untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan. Sedangkan, model pembelajaran adalah teknik atau cara yang digunakan oleh pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran group investigation. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Hasil dari observasi awal pada pembelajaran Gambar teknik dan teknik kerja ukir di SMK Negeri 5 Jayapura juga menunjukkan kemampuan dan hasil belajar siswa yang masih kesulitan untuk mencapai ketuntasan dengan standar KKM 70, yang telah ditetapkan oleh sekolah. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 66  % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 73 % dan siklus 3 mencapai 79 %, dan  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran group investigation dapat meningkatkan hasil  belajar siswa kelas XI Kriya Kayu dengan ketuntasan mencapai 100%, dengan demikian penerapan model pembelajaran group investigation efektif dalam meningkatkan hasil belajar di SMK Negeri 5 Jayapura.