Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Beberapa Model Quantum Circuit Pada Penyandian Informasi Gultom, Lipantri Mashur
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 1
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i1.16199

Abstract

Reversible computing merupakan salah satu karakteristik dari komputasi kuantum. Oleh karena itu komputasi kuantum memiliki kelebihan dibandingkan dengan komputasi biasa. Reversible computing dalam komputasi kuantum dapat dilihat pada quantum circuit yang merupakan rangkaian dari beberapa quantum gate. Pada penelitian ini, quantum circuit dirancang sebagai metode baru dalam penyandian informasi yang disebut dengan Quantum Circuit Chiper (QCC). Ada 4 model QCC yang diusulkan yaitu : QCC dengan pemrosesan karakter per karakter, QCC dengan pemrosesan N karakter, QCC dengan rotation dan QCC dengan kombinasi metode kriptografi lainnya. Hasil pengujian dari beberapa model QCC yang diusulkan bahwa QCC dapat diimplentasikan dengan baik pada proses enkripsi maupun dekripsi.
Implementasi Beberapa Model Quantum Circuit Pada Penyandian Informasi Gultom, Lipantri Mashur
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 1
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i1.16199

Abstract

Reversible computing merupakan salah satu karakteristik dari komputasi kuantum. Oleh karena itu komputasi kuantum memiliki kelebihan dibandingkan dengan komputasi biasa. Reversible computing dalam komputasi kuantum dapat dilihat pada quantum circuit yang merupakan rangkaian dari beberapa quantum gate. Pada penelitian ini, quantum circuit dirancang sebagai metode baru dalam penyandian informasi yang disebut dengan Quantum Circuit Chiper (QCC). Ada 4 model QCC yang diusulkan yaitu : QCC dengan pemrosesan karakter per karakter, QCC dengan pemrosesan N karakter, QCC dengan rotation dan QCC dengan kombinasi metode kriptografi lainnya. Hasil pengujian dari beberapa model QCC yang diusulkan bahwa QCC dapat diimplentasikan dengan baik pada proses enkripsi maupun dekripsi.
KOMPARASI WAKTU PEMROSESAN CPU ANTARA QUANTUM HADAMARD EDGE DETECTION (QHED), CANNY DAN SOBEL DALAM DETEKSI TEPI GAMBAR PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Gultom, Lipantri Mashur; Desi Amirullah
ABEC Indonesia Vol. 11 (2023): 11th Applied Business and Engineering Conference
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to compare the CPU processing time between Quantum Hadamard Edge Detection (QHED), Canny, and Sobel in Palm Oil Plantation Image Edge Detection with several pixel resolution variations. In QHED, several qubits are used, namely 2, 4, 6, 8, 10, and 12 qubits, while the number of qubits greater than 12 cannot be tested due to the limited RAM memory of the device in this study. The final result of this research proves that QHED can detect the edge of an image with the fastest processing time at the number of qubits 6, while the best image edge detection quality lies at the number of qubits 2. In addition, the comparison of QHED, Canny, and Sobel results in CPU processing time where Canny and Sobel are still faster than QHED, but the quality of image edge detection is still better in QHED.   Keywords: Quantum, Hadamard, Edge Detection
Penerapan Digital Marketing dan Branding untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Kube Tampi Mas Amirullah, Desi; Gultom, Lipantri Mashur
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/9v2vnj23

Abstract

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan melalui pendekatan pengembangan usaha bersama antarwarga dalam suatu kelompok yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia. Pada awal bulan Maret tahun 2020, banyak Warung Kopi yang tutup karena pembatasan aktifitas diluar rumah oleh Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, atas dasar hal terserbut pada bulan Juli tahun 2020, beberapa Masyarakat Desa Penampi Kec. Bengkalis, Provinsi Riau membuat inisiatif untuk membangun KUBE dengan nama Tampi Mas yang bergerak dalam usaha produksi dan Penjualan Biji Kopi dan Bubuk Kopi. Saat ini (tahun 2023) KUBE Tampi Mas sudah memiliki aset teknologi Produksi Utama berupa satu buah mesin roasting modern dengan kapasitas 10 kg dalam satu kali proses roasting, 3 buah mesin penggilingan Kopi, serta sudah memiliki mitra yang menyediakan bahan baku berupa kopi mentah dengan kapasitas 1 Ton setiap  bulannya, selain itu sudah memiliki 70 mitra lokal yaitu warung/ kedai harian lokal daerah kecamatan Bengkalis  yang membantu  menjual produknya langsung kepada konsumen. Pada saat Diskusi antara Anggota KUBE Tampi Mas dengan Tim Pengabdian Masyarakat dari Politeknik Negeri Bengkalis, KUBE Tampi Mas, dalam menjalankan usahanya memiliki beberapa permasalahan, diantaranya yaitu : 1. Belum ada akun media sosial dan website terkait dengan pemasaran dan branding usaha KUBE Tampi Mas,  2.  Produk Bubuk Kopi, dan Biji Kopi KUBE Tampi Mas  khususnya produk Single Origin belum familiar di masyarakat Bengkalis, 3. Banyak kompetitor produk bubuk kopi dari luar Bengkalis yang dijual pada warung mitra penjualan KUBE Tampi Mas. Dari Permasalahan tersebut, disepakati beberapa solusi untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu : 1. Pembuatan Konten Digital Marketing dan Branding (Video Profile, Foto Produk, dan Copywriting), 2. Pembuatan akun Media Sosial untuk marketing, 3. Pembuatan dan Penerapan Website untuk Branding.