B51112022, Yurita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK-ETAP) DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI (STUDI KASUS PADA CREDIT UNION LANTANG TIPO BATANG TARANG) B51112022, Yurita
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SAK-ETAP diterbitkan oleh IAI dengan tujuan agar entitas tanpa akuntabilitas publik dapat menyajikan laporan keuangan dengan baik dan benar, namun banyak entitas yang belum menerapkannya ataupun belum menerapkan secara menyeluruh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang membahas tentang evaluasi penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) pada penyajian laporan keuangan CU Lantang Tipo Batang Tarang yang ditujukan untuk mengetahui praktik akuntansi yang telah dilakukan selama ini, kesesuaian praktik akuntansi dengan SAK-ETAP, penerapan SAK-ETAP pada penyajian laporan keuangan CU Lantang Tipo, dan faktor-faktor yang berdampak terhadap penerapan SAK-ETAP dalam penyajian laporan keuangan CU Lantang Tipo Batang Tarang. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari tahun 2012 CU Lantang Tipo telah berusaha menerapkan SAK-ETAP dalam penyajian laporan keuangannya, akan tetapi tidak sepenuhnya penerapan tersebut tepat dan benar. Penerapan SAK-ETAP yang sudah tepat pada penyajian laporan keuangan CU Lantang Tipo Batang Tarang adalah pada penyajian Neraca dan Laporan Perhitungan Hasil Usaha. Adapun faktor-faktor yang berdampak terhadap penerapan SAK-ETAP dalam laporan keuangan CU Lantang Tipo Batang Tarang saat melakukan transaksi atau penyusunan laporan keuangan adalah proses penginputan transaksi yang masih manual sehingga menyebabkan rentan terjadinya kesalahan pencatatan pada laporan keuangan, lemahnya pengawasan dari pihak-pihak yang berkepentingan terhadap penerapan standar keuangan koperasi dan tidak adanya pengajuan pinjaman bank, sehingga tidak adanya suatu keharusan untuk menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan standar yang ada.   Kata Kunci : Laporan Keuangan, Koperasi Simpan-Pinjam, SAK-ETAP