Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI SISWA MELALUI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) BERBASIS ETNOSAINS Assyifa, Mutiara Zulfa; Nasikhah, Umi
PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Vol 2 No 4 (2024): NOVEMBER
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/pandu.v2i4.1372

Abstract

Penelitian dilakukan dengan metode action research design atau Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua tahapan siklus pemberian tindakan.Kajian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif upaya peningkatan hasil belajar dan juga motivasi peserta didik kelas V terhadap implementasi pendekatan culturallya responsive teaching (CRT) berbasis etnosains jika dilaksanakan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Data dikumpulkan melalui pretest dan post-test untuk mengukur ketercapaian hasil belajar serta observasi dan wawancara untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar pada peserta didik. Data menngenai hasil belajar dijelaskan secara kuantitatif dengan menghitung persentase peningkatan dan untuk motivasi belajar dikaji secara kualitatif sesuai dengan hasil observasi dan wawancara. Hasil yang didapatkan pada kajian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dari hasil belajar siswa yang pada kondisi awal hanya 31% siswa yang dapat mencapai KKM, bertambah menjadi 56% pada siklus 1 dan terakhir pada siklus 2 menunjuukan bahwa 92% siswa sudah mencapai nilai ketuntasan minimal. Sedangkan mengenai motivasi belajar, menunjukkan bahwa motivasi siswa mulai dari hasrat ingin berhasil, adanya dorongan dan kebutuhan belajar, dan adanya harapan dan cita-cita masa depan tampak jelas peningkatannya setelah dilakukan 2 kali siklus perlakuan.
Relevansi Perencanaan dan Proses Pembelajaran Nasikhah, Umi
ILJ: Islamic Learning Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/iljjislamiclearningjournal.v3i1.2080

Abstract

A teacher is required to master the subject matter to be delivered to students and be able to deliver the subject matter effectively and efficiently. In order for teachers to carry out their duties well, they need experience and knowledge of student characters, how to deliver good material, use of media and effective learning. For this reason, a teacher must explore the ability to present interesting, organised and effective subject matter. This is an integrated part of a teacher's teaching performance for all types and levels of education. This research uses the literature method, with documentary data collection and analysis using content analysis. The results show that the teacher's performance in teaching is related to his ability to explain the content of the lesson, deal with students, help solve problems, manage the class, arrange teaching materials, determine class activities, arrange learning evaluations, determine methods, media, or even answer questions properly and wisely. To be able to carry out matters related to teaching performance, educators need to prepare lesson plans. The lesson plan is not only a formal document, but also an important instrument in ensuring the smooth and effective achievement of learning objectives.
Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Qiraati di TPA Hidayatussibyan Kabupaten Sambas: Learning of The Qur'an With Qiraati Method at Hidayatussibyan Taman Pendidikan Al-Quran District of Sambas Nasikhah, Umi
Chalim Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2021): Teaching and Learning
Publisher : Program S3 Pendidikan Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/cjotl.v1i1.57

Abstract

Al-Qur’an adalah kitab suci yang Allah turunkan melalui malaikat Jibril kepada Nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad Saw sebagai petunjuk dalam kehidupan manusia untuk mencapai kemakmuran hidup di dunia dan akhirat. Kemampuan membaca Al-Qur’an bagi umat Islam menjadi sebuah keharusan, sudah seharusnya diajarkan sejak dini. Terdapat beberapa metode yang bisa digunakan dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada santri. Salah satu metode praktis yang sering dipakai guru dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada santri adalah metode qiraati. Belajar Al-Qur’an menggunakan metode qiraati dilakukan langsung dengan membaca atau mempraktekkan bacaan Al-Qur’an secara tartil sesuai kaidah ilmu tajwid dengan 4 tahapan: 1) kelas pra qiraati, 2) kelas jilid 1-6, 3) kelas Al-Qur’an, 4) kelas akhir atau finishing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran al-Qur’an di TPQ Hidayatussibyan Kecamatan Subah kabupaten Sambas terbagi ke dalam tiga kelompok, yaitu kelompok dasar (mengenal huruf dan makhraj atau santri yang masih terbata-bata), kelas menengah yaitu santri yang sudah bisa membaca al-Qur’an, namun masih terdapat kesalahan seperti mad wal qasar, tajwid, dan lain-lain. Sedangkan kelas atas adalah santri yang belajar tilawah atau jenis-jenis lagu dan tahfidz al-Qur’an. penggunaan metode qiraati pada kelas dasar di TPQ hidayatussibyan sangat efektif, hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan membaca al-Qur’an santri setelah menggunakan metode qiraati.
Relevansi Perencanaan dan Proses Pembelajaran Nasikhah, Umi
ILJ: Islamic Learning Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/iljjislamiclearningjournal.v3i1.2080

Abstract

A teacher is required to master the subject matter to be delivered to students and be able to deliver the subject matter effectively and efficiently. In order for teachers to carry out their duties well, they need experience and knowledge of student characters, how to deliver good material, use of media and effective learning. For this reason, a teacher must explore the ability to present interesting, organised and effective subject matter. This is an integrated part of a teacher's teaching performance for all types and levels of education. This research uses the literature method, with documentary data collection and analysis using content analysis. The results show that the teacher's performance in teaching is related to his ability to explain the content of the lesson, deal with students, help solve problems, manage the class, arrange teaching materials, determine class activities, arrange learning evaluations, determine methods, media, or even answer questions properly and wisely. To be able to carry out matters related to teaching performance, educators need to prepare lesson plans. The lesson plan is not only a formal document, but also an important instrument in ensuring the smooth and effective achievement of learning objectives.
Tinjauan Fikih atas Transfusi Darah dalam Medis Modern Susanti, Vera; Nasikhah, Umi
Shar-E : Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah Vol. 11 No. 2 (2025): Shar-E: Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/shar-e.v11i2.4265

Abstract

Blood transfusion is a vital medical practice that saves lives and has become a standard procedure in modern healthcare. Within the Islamic context, it raises fiqhi discussions regarding its permissibility, especially considering that blood is categorized as impure. However, contemporary scholars view transfusion as a necessary act allowed in emergencies to preserve life, aligning with the objectives of Islamic law (maqāṣid al-syarī‘ah). Fatwas issued by religious authorities such as the Indonesian Ulema Council (MUI) and Al-Azhar affirm its permissibility, provided the intention is sincere, medical safety is ensured, and the need is evident. Therefore, blood transfusion is not only medically valid but also religiously endorsed as a form of social worship and humanitarian rescue. This indicates that Islam is a religion that is responsive to human needs.