Marpaung, Beny OY
Architecture Department Faculty Of Engingeering, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Koridor

PENATAAN TATA INFORMASI SEBAGAI PENANDA VISUAL KAWASAN DI KORIDOR JAMIN GINTING PANCUR BATU Nasruddin; Beny O.Y Marpaung
Jurnal Koridor Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.332 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v9i1.1316

Abstract

The existence of signage system is an identity and marker of area. The signage system in Jamin Ginting Street, Pancur Batu was chaotic and irregular. Jamin Ginting Street, Pancur Batu was located in Deli Serdang District, North Sumatera Province. This area was known as trade and service area. The lack of signage system arrangement guidance creates Jamin Ginting Street, Pancur Batu area was looked irregularly, slums, and distracting visually. The purpose of research is to produce signage system arrangement guideline so that create area more well organized, informative, and as marker area. This research took study about information arrangement, signage placement, street guide, advertisementand information media. The research was used qualitative descriptive analysis method. The expectation of this paper is to produce signage system arrangement guideline so therefore can improvethe identity of area and generating a visual arrangement. In conclusion,with well arrangement of signage system will improve visual aesthetic of building and area.With the appropriate of arrangement, information will be delivered more effective.
PANDUAN RANCANG RUANG TERBUKA DI JALAN JAMIN GINTING - PANCUR BATU: Studi Kasus: Lapangan Sepak Bola Ulil Fahmi; Beny O.Y Marpaung
Jurnal Koridor Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.396 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v9i1.1320

Abstract

The football field located in the corridor of Jamin Ginting-Pancur Batu, District of Deli Serdang is one of open spaces in sub district of Pancur Batu, which both used as sport facility and place of feast celebration by the community. The football field has not been fully used since there are no facilities that can support the activities of the community. The football field is also often used in other activities, such as Pasar Malam that potentially damage the ground surface. The functional success of this open space can be achieved by redesign it by considering the proportion of aesthetics and functional aspects. The purpose of this research is to redesign the football field as an open space that can support the social activities of the community of Pancur Batu. This research will conduct by using descriptive-qualtative method. The research goal is to be a guideine that can be used to redesign the football field in Pancur Batu that fit the social activities of the community. By redesign the football field, it is expected to create an open space that can be an identity of the Jamin Ginting-Pancur Batu corridor.
SISTEM DRAINASE DI KORIDOR JAMIN GINTING PANCUR BATU SUMATERA UTARA Nanda Hafiz Pratama Lubis; Beny O.Y Marpaung
Jurnal Koridor Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.917 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v9i1.1324

Abstract

Sistem Drainase Perkotaan merupakan salah satu komponen prasarana perkotaan yang sangat erat kaitannya dengan penataan ruang. Bencana banjir yang sering melanda sebagian besar wilayah dan kota di Indonesia disebabkan oleh kesemrawutan penataan ruang. Pengelolaan air kotor belum dilakukan dengan benar serta belum terdapatnya menajemen koridor tentang air kotor dan peraturan dalam pengelolaan lingkungan koridor dan pengelola untuk air kotor koridor. Saluran drainase pada koridor jalan Jamin Ginting tidak dirancang dengan baik sehingga dapat membahayakan pengguna jalan, khususnya di bangunan Cina Melayu pengguna jalan harus melewati drainase yang tidak tertutup dan terdapat juga bangunan liar diatas saluran drainase. Sistem jaringan air kotor dilokasi Koridor Jamin Ginting Pancur Batu ini tidak cukup bersahabat pada masyarakat. Banyak saluran drainase yang tidak sesuai diperuntukkan kondisi lingkungan yang terdapat pada saluran yaitu terdapat sampah dan kondisi diatas saluran terdapat bangunan dan ruko yang menutupi saluran sehingga membuat air kotor tidak mengalir sempurna. Terdapat juga titik pembuangan saluran yang tidak sesuai dengan titik elevasi terendah sehingga banyak genangan disekitar saluran.
KARAKTER FASAD SUATU KELOMPOK BANGUNAN RUKO CINA MELAYU PADA KORIDOR JALAN JAMIN GINTING PANCUR BATU Almira Raissa; Beny O.Y Marpaung
Jurnal Koridor Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.144 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v9i2.1356

Abstract

Kecamatan Pancur Batu merupakan salah satu daerah yang memiliki peranan penting dalam perkembangan perusahaan tembakau Belanda di Deli. Kegiatan perkebunan tembakau tersebut mengakibatkan kehadiran orang-orang Tionghoa yang bekerja sebagai pekerja kontrak di perusahaan perkebunan Belanda. Kenyataan inilah yang menjadi awal warga keturunan Tionghoa mewarnai kehidupan di Pancur Batu hingga hari ini khususnya pada kawasan pasar. Warga Tionghoa yang berdiam pada area kedai panjang atau deretan ruko pada koridor Jalan Jamin Ginting Pancur Batu memilih pekerjaan sebagai pedagang. Kenyataannya pengaruh budaya Tionghoa dapat ditemukan pada kelompok bangunan ruko di kawasan pasar Pancur Batu dan menjadi daya tarik bagi kawasan tersebut. Seiring berjalannya waktu, pengalihan pemilik bangunan menyebabkan ruko-ruko tersebut tidak terawat lagi dan menghilangnya aksen Tionghoa pada setiap elemen bangunan. Identifikasi karakter fasad kelompok bangunan ruko ini bertujuan untuk mengembalikan citra kawasan pasar sebagai pusat perdagangan yang dibentuk oleh warga Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Adapun penelitian ini akan menghasilkan pedoman dalam hal melestarikan kelompok bangunan ruko aksen Tionghoa pada koridor Jalan Jamin Ginting Pancur Batu. Dengan menerapkan pedoman pelestarian bangunan ruko aksen Tionghoa tersebut diharapkan dapat mengembalikan citra kawasan pasar pada koridor Jalan Jamin Ginting Pancur Batu.