Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POTENSI DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) SEBAGAI ALTERNATIF ANTIINFLAMASI: STUDI IN SILICO Yunita, Erma; Fatimah, Siti; Yulianto, Deni; Trikuncahyo, Vedy; Khodijah, Zihan
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.v0i0.68

Abstract

Daun asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan tanaman yang memiliki banyak khasiat. Kandungan senyawa kimia yang terkandung salah satunya Kuersetin. Kuersetin merupakan senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai anti inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas Kuersetin dari daun asam jawa sebagai anti inflamasi terhadap protein COX-1 dan COX-2 secara in silico. Ekstrak daun asam jawa diperoleh dengan maserasi bertingkat menggunakan heksan dan etanol. Kadar Kuersetinnya dihitung secara spektrofotometri UVVis. Konfirmasi aktivitas antiinflamasi dilakukan secara in silico. Protein yang digunakan adalah 6COX, 3PGH, dan 1EQH. Kuersetin sebagai senyawa aktif sedangkan Aspirin digunakan sebagai zat pembanding. Preparasi ligan Kuersetin menggunakan MarvinSketch kemudian preparasi protein target 6COX, 1EQH, dan 3PGH menggunakan YASARA. Selanjutnya melakukan molecular docking menggunakan program PLANTS. Parameter evaluasi validasi dapat dilihat dari nilai Root Mean Square Deviation (RMSD), dimana nilai RMSD yang diterima adalah kurang dari 2Ã…. Kadar Kuersetin yang diperoleh dalam ekstrak dalam daun asam jawa sebesar 31,26 mg/g. Hasil docking menunjukkan bahwa Kuersetin mampu berinteraksi dengan 1EQH, 3PGH, dan 6COX dimana skor dockingnya masing-masing adalah -77,6195; -75,1344; dan -82,2454, sedangkan hasil docking Aspirin masing-masing adalah -69,8784; -75,2421; dan - 72,0884. Kuersetin memiliki potensi sebagai anti inflamasi yang lebih baik dibandingkan dengan Aspirin namun memiliki resiko lebih tinggi menyebabkan ulkus lambung dibanding Aspirin.
POTENSI DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) SEBAGAI ALTERNATIF ANTIINFLAMASI: STUDI IN SILICO Yunita, Erma; Fatimah, Siti; Yulianto, Deni; Trikuncahyo, Vedy; Khodijah, Zihan
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.v0i0.68

Abstract

Daun asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan tanaman yang memiliki banyak khasiat. Kandungan senyawa kimia yang terkandung salah satunya Kuersetin. Kuersetin merupakan senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai anti inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas Kuersetin dari daun asam jawa sebagai anti inflamasi terhadap protein COX-1 dan COX-2 secara in silico. Ekstrak daun asam jawa diperoleh dengan maserasi bertingkat menggunakan heksan dan etanol. Kadar Kuersetinnya dihitung secara spektrofotometri UVVis. Konfirmasi aktivitas antiinflamasi dilakukan secara in silico. Protein yang digunakan adalah 6COX, 3PGH, dan 1EQH. Kuersetin sebagai senyawa aktif sedangkan Aspirin digunakan sebagai zat pembanding. Preparasi ligan Kuersetin menggunakan MarvinSketch kemudian preparasi protein target 6COX, 1EQH, dan 3PGH menggunakan YASARA. Selanjutnya melakukan molecular docking menggunakan program PLANTS. Parameter evaluasi validasi dapat dilihat dari nilai Root Mean Square Deviation (RMSD), dimana nilai RMSD yang diterima adalah kurang dari 2Å. Kadar Kuersetin yang diperoleh dalam ekstrak dalam daun asam jawa sebesar 31,26 mg/g. Hasil docking menunjukkan bahwa Kuersetin mampu berinteraksi dengan 1EQH, 3PGH, dan 6COX dimana skor dockingnya masing-masing adalah -77,6195; -75,1344; dan -82,2454, sedangkan hasil docking Aspirin masing-masing adalah -69,8784; -75,2421; dan - 72,0884. Kuersetin memiliki potensi sebagai anti inflamasi yang lebih baik dibandingkan dengan Aspirin namun memiliki resiko lebih tinggi menyebabkan ulkus lambung dibanding Aspirin.
Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method of Quercetin in Ethanol Extract of Tamarind Leaf Yunita, Erma; Yulianto, Deni; Fatimah, Siti; Firanita, Tirsa
Journal of Fundamental and Applied Pharmaceutical Science Vol. 1 No. 1 (2020): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jfaps.010102

Abstract

Tamarindus indica L is a medicinal plant that has many benefits. One of the chemical compounds contained therein is the flavonoid quercetin type. The number of herbal products on the market makes the quality assurance of herbal products need to be done by performing the assay of the active compounds using validated methods. This study aims to validate the assay method quercetin in the extract of tamarind leaves. Tamarind leaf extract was macerated with hexane; then, it was re-macerated with 70% ethanol. The extract was concentrated using a rotary evaporator. The assay was performed using the UV-Vis Spectrophotometry method, and parameter validation specified in this study, including linearity, LOD, LOQ, precision, and accuracy. Quercetin level obtained in extracts of tamarind leaves was at 21.52 mg/g. Based on the test method validation, the correlation coefficient (r) was 0.9999, the regression function coefficients (Vx0) was 0.59545%, LOD 0.1515 ppm, LOQ 0.4592 ppm, coefficient of variation precision was less than 2%, and recoveries range was in 97-103%.Tamarindus indica L is a medicinal plant that has many benefits. One of the chemical compounds contained therein is the flavonoid quercetin type. The number of herbal products on the market makes the quality assurance of herbal products need to be done by performing the assay of the active compounds using validated methods. This study aims to validate the assay method quercetin in the extract of tamarind leaves. Tamarind leaf extract was macerated with hexane; then, it was re-macerated with 70% ethanol. The extract was concentrated using a rotary evaporator. The assay was performed using the UV-Vis Spectrophotometry method, and parameter validation specified in this study, including linearity, LOD, LOQ, precision, and accuracy. Quercetin level obtained in extracts of tamarind leaves was at 21.52 mg/g. Based on the test method validation, the correlation coefficient (r) was 0.9999, the regression function coefficients (Vx0) was 0.59545%, LOD 0.1515 ppm, LOQ 0.4592 ppm, coefficient of variation precision was less than 2%, and recoveries range was in 97-103%.