Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antenatal Care, Malaria Screening and Anopheles Breeding Habitat Identification as Risk Factor in Pregnant Women Timika, Papua: Antenatal Care, Malaria Screening and Anopheles Breeding Habitat Identification as Risk Factor in Pregnant Women Timika, Papua Lusiyana, Novyan; Rochmah, Fitria Siwi Nur
Aspirator Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Aspirator Volume 15 Nomor 2 2024
Publisher : Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58623/aspirator.v15i2.82

Abstract

 Pregnant women are vulnerable to malaria infection, especially in highly endemic regions. Malaria infection in pregnancy can cause fetal growth restrictions and increase the risk of maternal death. This study aimed to perform malaria screening as well as identify maternal and fetal development and environmental factors that contribute to malaria transmission. This was a cross-sectional design. The study was conducted from January to March 2024 at the Naena Muktipura health center, Mimika. Every pregnant woman who visited the health center for ANC was examined in terms of weight, blood pressure, mid-upper arm circumference, fetal heart rate, malaria screening, and larval mosquito surveillance around the house. Malaria screening was done using RDT (Rapid Diagnostic Test). The types of stagnant water were recorded; larvae and larval genus were identified. A total of 14 pregnant women had ANC (Ante natal care); there were 34 ANC examinations within three months. The results of the ANC examination showed that the mothers and fetuses were in normal condition. The compliance to ANC for the pregnant mothers in the first, second, and third trimester was 100%, 75% and 60%, respectively. In fact, 100% of the pregnant women were not infected with Plasmodium, but 6 out of 21 locations of stagnant water around the houses of these pregnant women were confirmed to contain Anopheles sp. larvae. All pregnant women were not infected with Plasmodium, but the house condition and the presence of stagnant water with confirmed Anopheles larvae caused a risk for malaria transmission.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Akademik Terhadap Kepuasan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia pada Masa Pembelajaran Daring Lathifatul Marfuah, Siti Nur Awwalu; Rochmah, Fitria Siwi Nur
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Keberhasilan pembelajaran daring sangat bergantung pada kualitas pelayanan akademik yang memadai. Pandemi COVID-19 memaksa perguruan tinggi beralih ke pembelajaran daring sehingga kualitas layanan akademik menjadi penentu utama kepuasan mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan akademik terhadap kepuasan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) selama pembelajaran daring. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel ditentukan secara purposive dari mahasiswa aktif FK UII angkatan 2017, 2018, 2019, dan 2020 yang bersedia mengisi kuesioner; responden yang mengisi kuesioner tidak lengkap dieksklusikan. Besar sampel minimal 246 responden dihitung dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring pada November 2020 hingga Januari 2021. Kualitas layanan akademik diukur dengan indikator tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy (metode SERVQUAL), sedangkan kepuasan mahasiswa diukur berdasarkan persepsi terhadap layanan yang memenuhi atau melebihi harapan; kedua variabel berskala ordinal. Analisis data menggunakan uji regresi setelah uji validitas dan reliabilitas. Hasil: Seluruh instrumen reliabel (Cronbach’s alpha 0,888–0,947). Kualitas layanan akademik pada indikator tangibles sebagian besar berada dalam kategori baik (nilai rata-rata 3,40–4,20); aspek kemudahan mahasiswa mengakses tautan saat pembelajaran daring paling unggul. Indikator reliability berkategori sangat baik. Indikator empathy memiliki nilai tertinggi (4,16) dibandingkan responsiveness dan assurance. Pada variabel kepuasan mahasiswa, item Y.8 ("mahasiswa menilai bahwa FK UII telah dikelola dengan baik") menunjukkan nilai tertinggi (4,13). Kesimpulan: Kualitas layanan akademik pada indikator tangibles, reliability, responsiveness, dan empathy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa FK UII selama pembelajaran daring, dan secara parsial dapat diterima. Kata Kunci: kualitas pelayanan; kepuasan mahasiswa; pelayanan akademik; pembelajaran daring