Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Nurul Falah Desa Muara Binuangeun Kecamatan Wanasalam Lebak Banten Utami, Desi Sundari; Rohmah, Futri Sri
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.222

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keterlambatan bahasa pada anak usia dini yang berumur 5-6 tahun di TK Nurul Fallah lebak-banten sebanyak 23 anak dari 35 anak pada tahun 2022. Informasi dari pihak kepala sekolah bahwa anak tidak mampu menyebutkan objek yang ada dalam ruangan dan kurangnya kemampuan kosakata. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Tk Nurul Fallah Muara Binuangeun Kecamatan Wanasalam Lebak-Banten. Desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi adalah anak usia 5-6 tahun di Tk Nurul Fallah sebanyak 42 anak dengan sampling jenuh. Instrument penelitian yaitu kuesioner sebanyak 20 pernyataan. Hasil uji validitas 0.794-0.850 uji validitas dilakukan di TK Al-Islah Babakan Bandung Lebak- Banten dan hasil Cronbach’s Alpha 0.962. Teknik analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian secara umum kategori berkembang sesuai harapan (BSH) sebanyak 42 responden (47,8%). Perkembangan bahasa pada anak berdasarkan anak dapat menjawab yang lebih Kompleks sebanyak 32 responden (57,0%). Perkembangan bahasa berdasarkan anak mampu menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi yang sama sebanyak 31 responden (55.0%). Perkembangan bahasa anak berdasarkan lebih banyak kata-kata untuk mengekspresikan ide pada orang lain sebanyak 33 responden (58.0%) Perkembangan Bahasa Anak Berdasarkan dapat Menyusun Klimat sederhana dalam Struktur Lengkap sebanyak 29 responden (49,0%). Perekembnagan Bahasa Anak berdasarkan dapat melanjutkan cerita atau dongeng yang telah di perdengarkan sebanyak 16 responden (31.0%) Saran kepada kepala TK Nurul Fallah Mura Lebak-Banten agar menggunakan suatu media pembelajaran yang berkaitan dengan perkembangan bahasa, misalnya seperti boneka tangan atau wayang sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan untuk memotivasi orang tua untuk mengajarkan anaknya mengenal bahasa dan menyusun kalimat dengan baik secara berstruktur di lingkungan rumah.
Pengetahuan Ibu Tentang Underwear Rules Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Prasekolah Di PAUD Sari Biru Dan Flamboyan Kota Bandung Utami, Desi Sundari; Tsany, Maulida
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i1.244

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya kejadian kekerasan seksual pada anak disalah satu pesantren di Kelurahan Pasir Biru Kota Bandung. Tujuan penelitian mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang underwear rules dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak usia prasekolah di PAUD Sari Biru dan Flamboyan Kota Bandung. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 23-30 Maret 2022. Pengetahuan adalah suatu hasil dari rasa keingintahuan melalui proses sensoris, terutama pada mata dan telinga terhadap objek tertentu. Underwear rules adalah suatu metode edukasi seksual pada anak usia dini yang dapat dijadikan panduan bagi orang tua maupun pendidik. Desain penelitian deskriptif. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak bersekolah di PAUD Sari Biru dan Flamboyan sejumlah 36 orang menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dilakukan uji validitas kepada 20 responden dengan nilai korelasi (0,457-0,698) dan nilai uji reliabilitas cronbach’s alpha (0,897). Analisa data menggunakan kategori baik, cukup, kurang. Hasil penelitian secara umum berpengetahuan cukup (47,2%). Dengan hasil sub variabel pengertian underwear rules berpengetahuan baik (52,8%), tujuan underwear rules berpengetahuan kurang (44,4%), manfaat underwear rules berpengetahuan cukup (36,1%) dan aspek underwear rules berpengetahuan cukup (47,2%). Simpulan bahwa pengetahuan ibu tentang underwear rules (47,2%) berpengetahuan cukup. Disarankan kepada pihak sekolah PAUD Sari Biru dan Flamboyan Kota Bandung untuk mengadakan parenting class pada ibu mengenai underwear rules minimal satu bulan sekali.
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia 6-12 Tahun yang Mengalami Hospitalisasi di RSAU Dr. M. Salamun Utami, Desi Sundari; Lugina, Dery Subhan
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13449

Abstract

ABSTRACT The morbidity rate for children in Indonesia who are treated in hospitals is quite high, namely 15.26%, which is indicated by the number of children's rooms in both government and private hospitals. The National Center for Health Statistics estimates that 3 – 5 million children under the age of 15 are hospitalized each year. The most common problem experienced is anxiety disorders. Congestion is an event that easily occurs or spreads but is not easy to overcome because of non-specific causal factors. The amount of anxiety experienced by children when undergoing hospitalization has negative impacts that interfere with the child's development. Knowing the Description of Anxiety Levels in Children Aged 6-12 Years Who Experience Hospitalization. The research method used is descriptive research. The sampling technique used was Quota Sampling with a total of 90 respondents. The research instrument used was the Spence Children's Anxiety Scale (SCAS) questionnaire. The data analysis used was descriptive analysis (univariate), which aims to explain or describe the characteristics of each research variable. The research method used is descriptive research. The sampling technique used was Quota Sampling with a total of 90 respondents. The research instrument used was the Spence Children's Anxiety Scale (SCAS) questionnaire. The data analysis used was descriptive analysis (univariate), which aims to explain or describe the characteristics of each research variable.Conclusion: The conclusion is that children aged 6-12 years as a result of hospitalized at RSAU dr. M. Salamun experienced moderate levels of anxiety as many as 47 respondents (52.2%). Keywords: Anxiety Level, Children Aged 6-12 Years, Hospitalization  ABSTRAK Angka kesakitan anak di Indonesia yang dirawat di rumah sakit cukup tinggi yaitu 15,26% yang ditunjukkan dengan selalu penuhnya ruangan anak baik rumah sakit pemerintah maupun swasta.  The National Centre for Health Statistic memperkirakan bahwa 3 – 5 juta anak di bawah usia 15 tahun menjalani hospitalisasi setiap tahun. Masalah yang paling banyak di alami adalah gangguan kecemasan. Kecemasan merupakan kejadian yang mudah terjadi atau menyebar namun tidak mudah diatasi karena faktor penyebabnya yang tidak spesifik. Banyaknya kecemasan yang dialami anak ketika menjalani hospitalisasi menimbulkan dampak negatif yang mengganggu perkembangan anak. Mengetahui Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia 6-12 Tahun Yang Mengalami Hospitalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah Quota Sampling dengan jumlah 90 responden. Instrumen penelitian yang  digunakan adalah Quesioner Spence Children’s Anxiety Scale (SCAS), Analisis data yang digunakan adalah analisa deskriptif (univariat), yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Hasil penelitian  anak yang mengalami hospitalisasi Di RSAU dr. M. Salamun yaitu 47 Responden (52,2%)  kategori kecemasan sedang, 32 Responden (35,6%) kategori kecemasan ringan dan 11 responden (12,2%) kategori kecemasan berat.  Kesimpulkan bahwa anak usia 6-12 tahun yang mengalami hospitalisasi Di RSAU dr. M. Salamun mengalami tingkat kecemasan sedang sebanyak 47 Responden (52,2%). Kata Kunci: Tingkat Kecemasan, Anak Usia 6-12 Tahun, Hospitalisasi