., Devia Afiani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEPATUHAN OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU FASE INTENSIF PADA PUSKESMAS DI WILAYAH SUNGAI RAYA ., Devia Afiani
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan pengobatan merupakan ketaatan responden dalam mengkonsumsiobat sesuai dengan yang telah ditentukan. Kepatuhan dalam mengkonsumsi obat tuberkulosismerupakan hal yang penting karena obat tuberkulosis merupakan golongan antibiotik, dimanajika tidak dikonsumsi secara teratur dapat menimbulkan resistensi. Tujuan: Penelitian inibertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis paru faseintensif pada Puskesmas di wilayah Sungai Raya Metode: Penelitian ini adalah penelitianobservasional dengan pendekatan cross sectional (potong lintang) yang bersifat analitik. Datakepatuhan minum OAT didapatkan dari kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8(MMAS-8) yang diisi oleh responden tuberkulosis. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 45responden yang memenuhi kriteria inklusi. Tingkat kepatuhan dari 45 responden 26 responden(57,8%) memiliki kepatuhan yang tinggi, 11 responden (24,4%) memiliki kepatuhan sedangdan 8 responden memiliki kepatuhan rendah (17,8%). Responden dengan tingkat kepatuhanyang tinggi paling banyak diusia 26-35 (masa dewasa awal) yaitu sebanyak 11 responden(24%). Responden yang memiliki kepatuhan rendah paling banyak diusia 17-25 tahun (Masaremaja akhir) yaitu sebanyak 4 responden (9%). Kesimpulan: Pasien Tuberkulosis Paru Fase Intensif pada Pukesmas di wilayah Sungai Raya memiliki kepatuhan yang tinggi yaitu sebesar57,8 % paling banyak diusia 26-35 (masa dewasa awal) sebanyak 11 responden. Kata kunci: Tuberkulosis, Kepatuhan, Sungai Raya, fase intensif